Minggu, 12 April 2026

Virus Corona

Pedagang Obat di Pasar Pramuka Prediksi Harga Dexamethasone Akan Melambung

Meningkatnya permintaan dexamethasone diprediksi oleh pedagang obat di Pasar Pramuka bakal membuat meroketnya harga obat tersebut.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota/Rangga Baskoro
Obat dexamethasone yang dipercaya bisa menyembuhkan Covid-19, Pasae Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, MATRAMAN - Geliat perekonomian di Pasar Pramuka masih terus meningkat seiring masih mewabahnya Covid-19.

Tak hanya masker, termometer dan hand sanitizer yang diburu warga, bahkan kini Dexamethasone obat yang tergolong keras tersebut, juga laris manis di pasaran.

Meningkatnya permintaan dexamethasone diprediksi oleh pedagang obat di Pasar Pramuka bakal membuat meroketnya harga obat tersebut.

"Ini kan simpel saja, kalau permintaan naik, stok bakal langka, imbasnya kenaikan harga. Kalau semakin banyak yang cari, semakin tinggi nanti harganya," kata Dita (43) seorang pedagang obat di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2020).

Sergio Farias Rela Gajinya Dipangkas Demi Bantu Keuangan Klub Persija Jakarta

Bisnis Karaoke Masih Tutup, Inul Daratista Kepikiran Nasib Karyawannya

Pasar Induk Kramat Jati Tertinggi Jumlah Pedagang Terpapar Covid-19, Ini Datanya

Mahasiswa Minta Dibuatkan Perda Pembebasan Biaya Kuliah, DPRD Bekasi Janji Membahasnya

Obat yang sebelum pandemi Covid-19 jarang dicari masyarakat itu, saat ini dijual dengan kisaran harga Rp 20-35 ribu per boks yang berisi 200 butir obat.

Dita tak mengetahui secara pasti kisaran kenaikan harga apabila harga dexamethasone melambung. Hal itu dikarenakan kenaikan harga ditentukan oleh mekanisme pasar.

"Sama seperti pas masker, dulun 1 boks cuma 30 ribu, pas lagi naik-naiknya bisa sampai 300 ribu kan? Kami enggak bisa menentukan harganua sendiri, ada mekanismenya," tuturnya.

Penjual obat lain bernama Toha (32) mengatakan saat ini, stok Dexamethasone masih banyak tersedia lantaran sebelumnya jarang dicari masyarakat.

"Ada beberapa penjual yang habis stoknya, tapi masih banyak kok yang jual. Stoknya masih aman," kata Toha. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved