Reklamasi Jakarta

Anies Baswedan Akui Perluasan Kawasan Ancol Reklamasi, tapi Beda dari yang Dilakukan Ahok

Anies Baswedan akhirnya angkat bicara mengenai polemik reklamasi perluasan kawasan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, sekitar 155 hektare.

YouTube Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan jumpa pers melalui siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020). 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya angkat bicara mengenai polemik reklamasi perluasan kawasan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, sekitar 155 hektare.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sebelumnya telah memberikan izin kepada PT Pembangunan Jaya Ancol untuk melakukan pengembangan di wilayah setempat.

“Yang terjadi ini berbeda dengan reklamasi yang alhamdulillah kita hentikan."

"Dan menjadi janji kita pada masa kampanye itu,” kata Anies Baswedan berdasarkan siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Menurutnya, DKI Jakarta terancam banjir dan salah satu penyebabnya karena ada waduk dan sungai yang mengalami pedangkalan atau sedimentasi.

Tercatat ada 13 sungai dengan panjang sekitar 400 kilometer yang dikeruk di Jakarta.

UPDATE Kasus Covid-19 di RI 11 Juli 2020: Total 74.018 Pasien Positif, 34.719 Sembuh, 3.535 Wafat

“Ada lebih 30 waduk dan secara alami mengalami sedimentasi,” ujar Anies Baswedan.

Karena itulah, kata dia, waduk dan sungai itu kemudian dikeruk secara terus menerus.

Lalu, hasil kerukan itu dialihkan di kawasan Ancol dan prosesnya sudah berlangsung selama 11 tahun.

Ditemukan Pisau di TKP Penemuan Jenazah Yodi Prabowo, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

“Bahkan menghasilkan lumpur yang amat banyak mencapai 3,4 juta meter kubik,” imbuhnya.

Dia mengatakan, lumpur hasil kerukan itu kemudian dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan Ancol.

Karena itu, program ini sebetulnya merupakan kegiatan untuk melindungi warga Jakarta dari bencana banjir.

Yodi Prabowo Sempat Bilang ke Pacarnya Punya Masalah tapi Tak Berani Cerita

“Ini berbeda dengan proyek reklamasi yang sudah dihentikan (proyek Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok) itu.”

“Itu (proyek reklamasi Ahok) bukan untuk melindungi warga Jakarta dari rencana apapun."

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved