Reklamasi Jakarta

Anies Baswedan Akui Perluasan Kawasan Ancol Reklamasi, tapi Beda dari yang Dilakukan Ahok

Anies Baswedan akhirnya angkat bicara mengenai polemik reklamasi perluasan kawasan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, sekitar 155 hektare.

YouTube Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan jumpa pers melalui siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020). 

“Itu semua membutuhkan persyaratan legal adminitratif agar lahan ini punya alas hukum dan bisa dimanfaatkan."

"Itu sebabnya Bulan Februari lalu, proses legal administratifnya (Kepgub) dilakukan.”

“Di kawasan ini akan diambil tiga hektare dari 20 hektar yang sudah ada untuk membangun Museum Sejarah Nabi Muhammad SAW,” tambahnya.

Ada Luka Akibat Benda Tajam di Leher dan Dada Yodi Prabowo

Meski demikian, kata dia, persoalan sekarang bukanlah mengenai reklamasi atau tidak reklamasi.

Namun yang terpenting, proyek yang ada di Ancol itu bertujuan untuk melindungi warga Jakarta dari banjir.

“Waduk dan kali dilakukan pengerukan kemudian menghasilkan lumpur."

Hasil Autopsi, Jenazah Karyawan Metro TV Diperkirakan Sudah 3 Hari Berada di Pinggir Tol JORR

"Dari situ kemudian muncul yang biasa disebut tanah timbul karena ada penimbunan lumpur di sana (Ancol).”

“Pengerukannya oleh pemerintah, pengelolaan lahannya oleh pemerintah, dan pemanfaatannya untuk seluruh rakyat."

"Apalagi program ini tidak mengganggu kegiatan nelayan, tidak menghalangi aliran sungai manapun menuju laut, dan ini sudah berlangsung selama 11 tahun,” bebernya. (*) 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved