Bisnis
Catat Laba Bersih Rp 499 Miliar, SBI Bagi-bagi Dividen Rp 24,9 Miliar
Penggunaan laba bersih ini diputuskan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
"Kinerja positif ini cukup bagus di tengah pasar yang relatif stagnan dan kelebihan pasokan yang masih membayangi industri semen nasional..."
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“SBI Perseroan”) mencetak Laba Bersih sebesar Rp 499 miliar pada 2019 lalu.
Sekitar 5% dari laba bersih 2019 ini atau Rp 24,9 miliar akan digunakan untuk pembayaran dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 3,6 per lembar saham.
Sisa laba bersih ini akan dicatat sebagai Saldo Laba untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan Perseroan.
Penggunaan laba bersih ini diputuskan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis (9/7/2020).
• Bagikan Dividen Tunai Rp 4,71 Miliar, Tris akan Fokus Melanjutkan Penjualan Daring
• Astra Bagikan Dividen Rp 8,6 Triliun, Djony Bunarto Tjondro Jadi Presdir Gantikan Prijono Sugiarto
Kinerja 2019
SBI mampu meningkatkan kinerja signifikan sejak bergabung dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG pada awal tahun 2019.
Bahkan Perseroan mampu membalikkan kinerja dengan membukukan laba positif dibandingkan kerugian yang dialami Perseroan sejak tahun 2016 silam.
"Kinerja positif ini cukup bagus di tengah pasar yang relatif stagnan dan kelebihan pasokan yang masih membayangi industri semen nasional," kata Presiden Direktur SBI Aulia Mulki Oemar dalam virtual press conference, Kamis (9/7/2020).
Pada 2019, volume penjualan SBI meningkat menjadi 12,3 juta ton atau naik 4,80% dari 11,8 juta ton pada tahun 2018.
• Bantu Pemulihan Ekonomi UMKM di Masa New Normal, Pomona dan Zeeus Perluas Jaringan Mitra
• Ganjar Apresiasi Kerja Sama Bank Jateng dengan PT BKK Jateng untuk Dukung Perkembangan UMKM
Peningkatan volume ini didorong oleh peningkatan penjualan semen dan terak domestik sebesar 5,01% menjadi 11,8 juta ton dari 11,3 juta ton pada tahun 2018, serta peningkatan volume penjualan beton jadi (ready-mixed concrete) sebesar 3,19% menjadi 1.501 m3 pada tahun 2019 dari 1.454 m3 pada tahun sebelumnya.
"Kombinasi peningkatan volume dan kekuatan merek produk mampu meningkatkan pendapatan menjadi Rp11,06 triliun atau naik 6,55% dari Rp10,38 triliun pada tahun sebelumnya," ujarnya.
EBITDA naik 64,29% menjadi Rp1,78 triliun pada tahun 2019 dari Rp1,08 triliun pada tahun 2018.
"Program-program efisiensi yang dijalankan sepanjang tahun 2019, mampu membantu menurunkan beban pokok pendapatan sebesar 6,43%," papar Aulia.
Hal ini, lanjut Aulia, membuat SBI mampu meningkatkan Laba Sebelum Bunga & Pajak Penghasilan dan akhirnya mencetak Laba Bersih sebesar Rp499 miliar.
• Ini yang Harus Dipenuhi UMKM Agar Bisa Tembus Pasar Global
• Selain 5 Skema, Kemenkop UKM Percepat Pemulihan UMKM Ritel Tradisional Melalui Gerakan Toko Bersama
Berlanjut
Kinerja Kuartal 1/2020 Kinerja SBI 2019 berlanjut pada kuartal I/2020 (Q1 2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jajaran-komisaris-beserta-direksi-sbi-pt-solusi-bangun-indonesia-tbk.jpg)