Breaking News:

Buronan Kejaksaan Agung

Simpang Siur Keberadaan Djoko Tjandra, Komisi III DPR Bakal Panggil Dirjen Imigrasi

Buronan pemerintah dalam kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, kini menjadi sorotan karena simpang siur kabar keberadaannya.

Editor: Yaspen Martinus
kompas.com
Terdakwa kasus cessie Bank Bali, Djoko S Tjandra, saat tuntutan pidana dibacakan jaksa penuntut umum Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 31 Juli 2008. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Buronan pemerintah dalam kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, kini menjadi sorotan karena simpang siur kabar keberadaannya.

Menjadi buronan Kejaksaan Agung selama sekitar 11 tahun, Djoko Tjandra tiba-tiba terdeteksi sudah berada di Indonesia selama tiga bulan terakhir.

Komisi III DPR berencana memanggil Dirjen Imigrasi Jhoni Ginting secepatnya.

Djoko Tjandra Dikabarkan Sudah Tiga Bulan di Indonesia, Menkumham: Tidak Ada Datanya Kok

"Terkait data imigrasi yang dikatakan bahwa tidak ada dalam data Imigrasi boleh-boleh saja berbicara begitu."

"Ini perlu kami teliti lebih jauh," kata Ketua Komisi III DPR Herman Herry di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

"Tentunya terkait hal ini kami akan memanggil Dirjen Imigrasi secepatnya untuk mempertanyakan bagaimana proses di Imigrasi."

Imam Nahrawi Bersumpah Sama Sekali Tidak Terima Dana Hibah KONI, KPK Segera Gelar Rapat

"Sehingga si buronan bisa masuk keluar jika benar informasi bahwa yang bersangkutan keluar masuk Indonesia sejak 2014," imbuhnya.

Politikus senior PDIP itu mengatakan, Komisi III DPR tidak mau menduga-duga terkait polemik keberadaan Djoko Tjandra.

Herman berharap di rapat nanti bisa menjawab polemik yang berkembang terkait keberadaan Djoko Tjandra.

Kecewa Keluarga Santri Tercoreng, Imam Nahrawi Pertimbangkan Banding Vonis Hakim

"Kami akan memanggil Dirjen Imigrasi untuk menanyakan secara teknisnya bagaimana proteksi Imigrasi terhadap seseorang yang statusnya buronan."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved