Virus Corona
Doni Monardo: Protokol Kesehatan Harga Mati!
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini protokol kesehatan adalah harga mati.
Prof Rini juga mendukung slogan ini dapat menjadi upaya gerakan masyarakat untuk hidup perilaku adaptif secara preventif, untuk menghadapi pandemi COVID-19.
• Mahfud MD: Angka kematian karena Kecelakaan Lalu Lintas 9 Kali Lebih Banyak dari Covid-19
Doni Monardo menambahkan, Majelis Ulama Indonesia merespons slogan tersebut, dan membahas lebih lanjut dan detail, sehingga dapat disebarluaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Sebelumnya, pemerintah akan menyosialisasikan pola hidup 4 sehat 5 sempurna yang baru di masa pandemi Covid-19.
Apabila sebelumnya 4 Sehat 5 sempurna terdiri dari makan karbohidrat, daging, ikan, sayur, buah-buahan dan minum susu, kali ini berbeda.
"Kita transformasikan ke dalam suasana masa Covid yaitu pakai masker, jaga jarak, cuci tangan."
• Penanganan Pandemi Covid-19, Mardani Ali Sera Beri Nilai 4 untuk Pemerintah Pusat, 8 untuk Pemda
"Kemudian yang keempat adalah olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, dan tidak boleh panik."
"Serta yang kelima adalah memakan makanan yang bergizi," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo seusai rapat terbatas bersama Presiden, Senin (18/5/2020).
Pemerintah akan melakukan kolaborasi pentahelix dalam menyosialisasikan pola hidup 4 Sehat 5 Sempurna itu.
• KISAH Pasien 02 Berjuang Lawan Covid-19, Sempat Nyaris Tak Punya Harapan dan Melihat Jalan Pulang
Yakni, dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemuka agama dan budayawan.
"Agar narasi tentang 4 sehat 5 sempurna zaman Covid ini bisa dipahami oleh masyarakat dan bisa ditaati," katanya.
Menurut Doni, pola hidup sehat tersebut sangat penting sekali, karena pandemi Covid-19 belum bisa dipastikan kapan akan berakhir.
• LIMA Provinsi Catat Kasus Covid-19 di Atas Seribu, Aceh Paling Sedikit Terpapar
Pola hidup sehat akan menunjang masyarakat tetap produktif, namun terhindar dari penularan Covid-19.
Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, hingga hari ini belum ada lembaga yang bisa memastikan kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.
Termasuk, kapan vaksin Virus Corona ditemukan.
Oleh karenanya, ada kemungkinan masyarakat di dunia akan hidup selamanya dengan Covid-19.
• TIGA Isi Seruan MUI dan DMI DKI Jakarta Soal Salat Idul Fitri 1441 H,Warga Diimbau Mengikuti
"Sehingga sangat mungkin kita akan selamanya hidup dengan Covid-19, " ujar Doni seusai rapat terbatas dengan Presiden, Senin (18/5/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/doni-monardo-di-media-center-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19.jpg)