Virus Corona Jabodetabek

Menghindar untuk Jalani Rapid Test, Pedagang di Pasar Ciracas Rela Tinggalkan Tokonya

Lantaran tidak banyak pedagang yang datang ke lokasi pemeriksaan, petugas pun berinisiatif melakukan sistem jemput bola.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Petugas kesehatan melakukan jemput bola ke padagang Pasar Ciracas Jakarta Timur untuk melakukan rapid test, Rabu (3/6/2020). Hal itu dilakukan lantaran banyak pedagang yang menghindar untuk diperiksa. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Sejumlah pedagang Pasar Ciracas, Jakarta Timur lebih memilih menghidari tenaga medis yang melakukan jemput bola  rapid test massal yang digelar Rabu (3/6).

Sebagai bentuk penolakan untuk diperiksa petugas, para pedagang pun rela menutup bahkan meninggalkan tokonya.

Meski petugas kesehatan telah menyiapkan lokasi pelaksanaan rapid test di lantai tiga Pasar Ciracas sejak pagi, namun tidak banyak pedagang yang datang ke tempat itu.

DPRD DKI Minta Panti Pijat Jangan Dibuka Lagi Saat New Normal, Ini Alasannya

Garuda Ngeluh Biaya Test PCR Lebih Mahal dari Harga Tiket Pesawat, Lion Air Group Berhenti Mengudara

PSSI Resmi Memutuskan Lanjutkan Liga 1 dan Liga 2 2020, Digelar Bulan Oktober?

Lantaran tidak banyak pedagang yang datang ke lokasi pemeriksaan, petugas pun berinisiatif melakukan sistem jemput bola. Petugas mendatangi langsung pedagang yang berjualan di Pasar Ciracas. 

Namun, ketika petugas mendatangi para pedagang untuk mengambil sample darah untuk keperluan rapid test, ada beberapa di antaranya memilih menghindari, bahkan membiarkan tokonya begitu saja.

Tak hanya menghindari tenaga medis, beberapa lapak dan toko pun tutup, diduga mereka menutup lapaknya karena menghidari rencana rapid test massal.

Kepala Pasar Ciracas, Alvin Rahim, mengatakan, rencana rapid test ini memang sudah disosialisasikan kepada para pedagang, namun ia tak mengira jika para pedagang banyak yang berusaha menghindar.

Marco Motta Tetap Jalankan Program Latihan di Italia dan Ungkap Kondisi Keluarga Saat Covid-19

Terungkap, Begini Pola Belanja Generasi Milenial Selama Pandemi Covid-19

SGM Eksplor dan Alfamart Salurkan Donasi Rp 1 Miliar bagi Kebutuhan Gizi Keluarga 20.000 Ojek Online

Padahal menurut dia, target rapid test ini menyasar kepada 300 pedagang yang ada di Pasar Ciracas.

"Padahal kemarin itu sudah kami sosialisasikan. Tapi, banyak pedagang yang tutup tokonya. Mungkin dia takut bila jalani rapid test," kata Alvin, Rabu (3/6/2020).

Sementara itu, Kasatpel Upaya Kesehatan Masyarakat Puskesmas Kecamatan Ciracas, Yuni Astuti, mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan pihaknya untuk pencegahan penyebaran Covid 19.

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved