Virus Corona

Terungkap, Begini Pola Belanja Generasi Milenial Selama Pandemi Covid-19

Pola belanja generasi milenial lebih banyak dilakukan dalam jaringan karena mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah selama pandemi Covid-19.

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww
Petugas memilah paket kiriman barang di Kantor Pos, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/4/2020). Pola belanja generasi milenial lebih banyak dilakukan dalam jaringan karena mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah selama pandemi Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Temuan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, pola belanja generasi milenial lebih banyak dilakukan dalam jaringan karena mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah selama pandemi Covid-19.

BPS dalam survei sosial demografi dampak Covid-19 dikutip di Jakarta, Rabu (3/6/2020), mendapatkan hasil bahwa milenial perempuan lebih banyak berbelanja dalam jaringan (daring/online) dibandingkan laki-laki milenial.

“Sebanyak 54 dari 100 responden generasi milenial yang berbelanja online selama pandemi Covid-19 adalah perempuan,” tulis BPS dalam keterangan resminya.

Hasil survei juga menunjukkan generasi milenial perempuan memilih tetap tinggal di rumah sebanyak 45 persen dengan alasan menjaga kesehatan diri dan keluarga. Sehingga kaum hawa milenial ini lebih banyak memilih berbelanja daring dibandingkan kaum adam milenial.

Sedangkan secara kuantitas belanja daring selama pandemi, generasi milenial juga mendominasi dibandingkan generasi baby boomers atau generasi yang lahir dari tahun 1945 hingga 1965, meski generasi senior ini respondennya lebih banyak.

 Warga DKI Kaget, Kawasan Stasiun Tanah Abang Jadi Lebih Tertata Setelah Jadi Kawasan TOD

 Tetangga Dirumahkan 14 Hari Tanpa Gaji akibat Postingan Via Vallen soal Adiknya Positif Covid-19

 Wacanakan Masuk Sekolah Awal Tahun 2021, Ridwan Kamil Sebut Kasus Corona Harus Nol Baru ke Sekolah

Namun, BPS tidak mengungkapkan dalam survei ini, berapa besaran kuantitas belanja daring yang dilakukan generasi milenial selama masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, secara umum belanja daring menjadi tren ketika pandemi Covid-19, ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas belanja daring sebesar 31 persen, sebanyak 28 persen mengalami penurunan belanja daring dan sisanya tetap.

Penurunan belanja daring itu disebabkan karena penurunan pendapatan dampak wabah virus corona.

Untuk belanja daring, survei BPS menyebutkan sebanyak 51 persen dibelanjakan untuk bahan makanan, kesehatan (20 persen), pulsa atau paket data (14 persen), sisanya makanan minuman jadi dan belanja listrik.

 Akibat Larangan Seks untuk Cegah Corona, Pemerintah Inggris Malah Tuai Ejekan

“Dengan berkumpulnya keluarga di rumah, tingkat belanja makanan baik bahan mentah maupun makanan siap konsumsi menjadi lebih tinggi,” demikian keterangan BPS. (Antaranews)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved