Pendidikan

Wacanakan Masuk Sekolah Awal Tahun 2021, Ridwan Kamil Sebut Kasus Corona Harus Nol Baru ke Sekolah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewacanakan bahwa proses belajar mengajar di sekolah baru bisa dimulai awal 2021.

instagram@ridwankamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil wacanakan masuk sekolah awal 2021. Ini karena kasus corona harus 0 kasus dulu baru bisa masuk sekolah 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewacanakan bahwa proses belajar mengajar di sekolah baru bisa dimulai awal 2021.

Ia mengatakan walaupun angka penyebaran Covid-19 di Jawa Barat terus menurun dan sudah mendekati angka nol, kemungkinan pelaksanaan kegiatan belajar di sekolah di Jabar baru akan terealisasi awal 2021.

"Pendidikan belum dibuka, masih kita bahas. Wacana yang mengemuka nanti Januari 2021 itu yang paling bisa kita perhitungkan."

Adaptasi New Normal, Ridwan Kamil Turunkan Mobil-Mobil Tes Covid Sidak Tempat Keramaian

Besok 15 Kabupaten dan Kota di Jabar Akan Terapkan New Normal, Begini Kicauan Ridwan Kamil

"Tapi kalau ada keputusan tidak di Januari nanti, kita sampaikan secara khusus karena kita butuh waktu," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Selasa (2/6).

Emil mengatakan sangat berisiko terhadap penularan Covid-19 di Jabar jika para murid atau pelajar dipersilakan kembali beraktivitas ke sekolah seperti biasa, sebelum wabah ini benar-benar selesai.

Hal ini berkaca pada kejadian di luar negeri, yakni muncul banyak kasus Covid-19 setelah sekolah kembali dibuka.

Cerita Petugas Penggali Makam Jenazah Covid-19 di TPU Situ Gede, Liang Lahat Lebih Besar dari Biasa

"Kita tidak mau mengorbankan anak-anak, yang di Jabar hampir nol kasusnya, terpapar oleh Covid-19."

"Ini rasio yang kita jaga. Dalam pendidikan juga ada pesantren, maka kita akan menggali tata caranya karena pesantren agak beda, mereka berasrama, berdempetan," katanya.

Hari pertama pelaksanaan PSBB di wilayah Bandung Raya, Jalanan utama Kota Bandung langsung lengang.
Hari pertama pelaksanaan PSBB di wilayah Bandung Raya, Jalanan utama Kota Bandung langsung lengang. (Twitter @GRUNGE_GO)

Emil mengatakan telah menugaskan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum untuk mengkonsolidasikan agar pesantren-pesantren nantinya punya protokol yang aman dan juga kuat dalam melawan penyebaran Covid-19 saat kembali beroperasi.

Hal serupa pun berlaku untuk sektor pariwisata yang dinilai punya potensi tinggi penyebaran Covid-19.

Hadapi Tatanan Normal Baru, Aice Group Gelar Rapid Test dan Terapkan Proteksi Kesehatan Berlapis

Pihaknya masih terus mengkaji pengoperasian kembali berbagai fasilitas pariwisata di Jabar.

"Pariwisata ini kami belum mengizinkan wisatawan datang dari luar Jabar."

"Jadi kami sedang mengendalikan Jabar, jangan sampai karena pariwisata dibuka, tiba-tiba datang tamu yang sejarah perjalanannya tidak kita ketahui, ternyata datang dari zona merah," katanya.

Emil mengatakan telah menyampaikan hal tersebut kepada walikota dan bupati yang ekonomi daerahnya bersumber dari pariwisata."

Sedang Stres Karena Tak Ada Pekerjaan, Dwi Sasono Mengaku Bisa Tidur Nyenyak Usai Konsumsi Ganja

"Contohnya Bandung yang tiap weekend kedatangan wisatawan dari Jakarta, juga Garut dan Pangandaran.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved