Virus Corona

Cerita Petugas Penggali Makam Jenazah Covid-19 di TPU Situ Gede, Liang Lahat Lebih Besar dari Biasa

Herman mengatakan bahwa tak jarang Ia dan rekan-rekannya melakukan pemakaman malam hari.

Editor: Murtopo
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kordinator pemakaman di TPU Situ Gede, Herman. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR BARAT - Kordinator petugas penggali pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Situ Gede, Herman, mengatakan bahwa petugas pemakaman siap siaga jika sewaktu waktu dibutuhkan pemakaman.

Di TPU Situ Gede ada kavling khusus pemakaman jenazah Covid-19 sehingga petugas harus bersiaga siang malam.

Herman mengatakan bahwa tak jarang Ia dan rekan-rekannya melakukan pemakaman malam hari.

Kesiap siagaan tersebut sebagai antisipasi jika ada kebutuhan akan pemakaman.

Seperti diketahui sesuai protokol pemakaman Covid-19 jenazah tidak boleh didiamkan berjam-jam.

Ternyata TPU Jombang Siapkan Dua Liang Lahad Tiap Harinya untuk Pemakaman Jenazah Virus Corona

Untuk itu petugas bersiaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan keperluan untuk pemakaman.

"Kita standby dari pagi hingga sore kemudian nanti ketika ada informasi dari pimpinan kita stanby lagi mau malam atau dini hari kita standby untuk pemakaman," katanya saat ditemui di lokasi beberapa waktu lalu.

Herman mengatakan bahwa tak jarang Ia dan rekan-rekannya melakukan pemakaman malam hari.

Bahkan beberapa kali petugas pemakaman harus menginap diarea makam.

"Iya niat kita beribadah ya karena kan kalau yang meninggal kita tidak tau kapan, tapi sebagai antisipasi lubang pemakaman dan petugas selalu siaga, ya intinya sih bertugas dan ibadah salig membantu, Alhamdulillah semua disibi kompak," ujarnya.

Curhat Peziarah TPU Tegal Alur: Sepupunya Meninggal Sakit Biasa, Dikuburkan dengan Protap Covid-19

Herman mengaku sejak pertama kali diminta untum memakamkan jenazah Covid-19 tidak ada ke khawatiran.

Hal iru dikarenakan saat melaksanakan pemakaman dirinya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Ia pun menyakini bahwa jenazah yang sudah meninggal dunia tidak akan menularkan.

Media Asing Kisahkan Penggali Makam di Pondok Ranggon, Sehari Gali 20 Liang untuk Jenazah Covid-19

"Alhamdulillah enggak ada (tidak takut atau khawatir), cuma yang saya khawatirkan kan waktu itu malam, karena kan gelap,tapi alhamdulillah semua berjalan lancar," ujarnya.

Herman menjelaskan bahwa yang membuatnya kaget awal melakukan pemakaman adalah karena lubang yang digali lebih besar dua kali lipat dibanding lubang pada umumnya.

Untuk itu diperlukan tenaga ekstra untuk menggali ukuran lubang makam yang lebih besar.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Cerita Petugas Penggali Makam Covid-19, Siaga Siang Malam, Kaget saat Awal Lakukan Pemakaman

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved