Virus Corona

Media Asing Kisahkan Penggali Makam di Pondok Ranggon, Sehari Gali 20 Liang untuk Jenazah Covid-19

Kesibukan para penggali makam di lokasi pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur,diabadikan oleh media asing ternama AFP.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana di pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (6/4/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kisah penggali makam jenazah Covid-19 di Jakarta yang harus bekerja 15 jam sehari menarik perhatian media asing.

Kesibukan para penggali makam di lokasi pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur,diabadikan oleh media asing ternama AFP.

AFP memulai pemberitaannya dengan kesaksian dari penggali makam bernama Junaidi Hakim.

Saat jurnalis AFP memantau di lokasi pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Junaidi sedang menyerukan rekan-rekannya agar kerja lebih cepat.

Ia mengungkapkan, mereka harus menyelesaikan satu makam kurang dari 10 menit, untuk menekan risiko tertular Covid-19.

"Begitu ambulans datang, kami keluarkan jenazahnya, kami bawa ke lubang lahad, langsung turun, kemudian langsung ditutup." "(Harus selesai) 10 menit," ungkap Junaidi (42).

Junaidi menambahkan, kekhawatiran lebih besar adalah ketika menurunkan peti dari ambulans.

Sebab, peti harus dipegang dan mau tidak mau ada kontak antara peti dengan anggota tubuh.

"Setelah diturunkan, kekhawatiran itu sudah tidak ada," lanjut ayah empat anak tersebut.

AFP memberitakan ada sekitar 50 penggali makam di pemakaman Pondok Ranggon, salah satu dari dua pemakaman khusus untuk korban meninggal Covid-19 di Jakarta.

Hanya untuk Pemakaman, Warga Depok Dilarang Berziarah Kubur ke TPU di Momen Hari Raya Idul Fitri

Halaman
1234
Editor: Murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved