Berita Daerah

Residivis Kencan dengan Janda di Tulungagung, Anaknya yang Masih SD Dicabuli

Perbuatan bejat Muhyanto terhadap korban dilakukan saat ia masih tinggal di rumah Z. Saat itu Muhyanto pamit mengajari korban belajar naik motor.

WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Ilustrasi. Anak-anak rentan menjadi korban pencabulan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang residivis tak jera merasakan dinginnya penjara. Muhyanto (51) tega mencabuli anak sang kekasih yang berstatus janda.

Perbuatan pria asal asal Dusun Rowo Agung, Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, Jawa Timur itu terbongkar setelah sang anak yang masis duduk di bangku kelas 6 SD  bercerita kepada ibunya.

Muhyanto pun kini meringkuk di tahanan Polres Tulungagung.

Saipul Jamil Tampak Murung, Tatapannya Kosong, Ada Apa dengan Mantan Suami Dewi Perssik Itu?

Pengabdi Setan Dobrak Penonton Film Horor Indonesia, Berikut Ini Film Horor Laris Sejak 2013

Warga Desa Wanasari Bekasi Protes Data Pembagian Bantuan Sosial Tunai Salah Sasaran

Pendistribusian Sembako Tahap Ketiga, Kemensos Minta Warga Adukan Jika Temukan Masalah Bansos

 

Menurut Kepala UPPA Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Retno Pujiarsih,  Muhyanto merupakan napi yang mendapat program asimilasi dari pemerintah.

Ia bebasa dari Lapas Kelas IIB Tulungagung pada 4 April 2020 lalu.

Usai bebas dari Lapas, pria 51 tahun itu berkenalan dengan Z, seorang ibu tunggal.

Hubungan mereka pun kian dekat dan menjalin hubungan asmara.

Keduanya pun sepakat untuk menikah.

Namun karena pandemi Covid-19, niat mereka pun tertahan dan tidak bisa melangsungkan pernikahan.

“Karena tidak bisa menikah, si tersangka ini tinggal di rumah ibu korban yang ada di Kecamatan Ngunut,” ungkap Retno, Sabtu (30/5/2020).

Halaman
1234
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved