PSBB Jakarta

Ada 15 Pelanggar PSBB Kena Sanksi saat Kunjungi Pasar Ikan Jatinegara

Sebanyak 15 orang pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dijatuhi sanksi saat berbelanja di Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu

Warta Kota/Rangga Baskoro
Penertiban PSBB di Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Sebanyak 15 orang pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dijatuhi sanksi saat berbelanja di Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2020).

Kasatpel Satpol PP Kecamatan Jatinegara, Sadikin menjelaskan mereka dijatuhi sanksi lantaran tak mengenakan masker saat mengunjungi pasar.

"Hari ini kami lakukan penegakkan Pergub 41 kepada pelanggar..

Penertiban PSBB di Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2020).
Penertiban PSBB di Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2020). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Kendaraan dari Arah Tangerang yang Terbanyak Diputar Balik karena Tak Miliki SIKM

Minggu Sore Sejumlah Jalan Protokol Jakarta Barat Sepi

Ini 20 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Bisa Kirim ke WhatsApp, Facebook, Twitter, IG

"Kepada masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan seperti tak pakai masker atau masih berkurumun.

"Sanksinya kalau berkerumun akan kami tegur. Kalau tidak pakai masker kami denda 100-250 ribu atau kerja sosial," kata Sadikin di lokasi.

Giat penertiban tersebut dilakukan sebagai tindaklanjut atas aduan masyarakat yang resah lantaran Pasar Ikan Jatinegara kerap dikunjungi banyak masyarakat yang mengabaikan sosial distancing.

"Giat ini menjawab keluhan masyarakat kalau di pasar ikan ini seolah-olah tidak berjalan. Padahal hampir setiap hari kami lakukan imbauan terhadap pusat keramaian," ucapnya.

Sadikin tak menampik bahwa pihaknya juga kuwalahan menangani permasalahan tersebut lantaran banyak masyarakat yang merasa bosan tinggal di rumah selama berbulan-bulan.

"Memang banyak masyarakat yang ingin mencari suasana berbeda setelah beberapa hari di rumah terus.

"Ini disayangkan karena belum ada angka penurunan di Jakarta secara signifikan," kata Sadikin.

Ia pun berharap agar masyarakat bisa memahami pentingnya berdiam diri di rumah untuk sementara waktu guna menekan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

"Saya harap masyarakat di rumah dulu karena akan membahayakan diri sendiri dan keluarganya yang ada di rumah," ungkapnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved