Pilkada Serentak 2020

Pilkada di Masa Pandemi, KPU Usulkan Alat Coblos Mirip Tusuk Gigi dan Tinta Tetes Atau Semprot

Ketua KPU Arief Budiman mengusulkan alat sekali pakai untuk mencoblos surat suara, dalam perhelatan pilkada serentak 9 Desember 2020.

tribun jabar
ILUSTRASI 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengusulkan alat sekali pakai untuk mencoblos surat suara, dalam perhelatan pilkada serentak 9 Desember 2020.

Arief Budiman mengusulkan pemakaian alat yang mirip tusuk gigi.

Dengan begitu, hal ini akan menghindari penggunaan berulang dari para pencoblos, demi mencegah penularan Covid-19.

Dari Saksi Ini, Hakim Akhirnya Temukan Jawaban Mengapa Baju Novel Baswedan Robek

"Kita kan masih menggunakan paku untuk mencoblos."

"Kami ingin menghindarkan jangan sampai berkali-kali dipakai banyak orang untuk mencoblos," ujar Arief Budiman, dalam diskusi virtual 'Antara Pandemi dan Pilkada, Harus Bagaimana?' Kamis (28/5/2020).

"Nanti kita sediakan jadi seperti tusuk gigi, tapi bukan tusuk gigi."

Dokter Tirta: Covid-19 Hanya Bisa Dikontrol, Tak Bisa Hilang

"Karena kalau tusuk gigi yang dipakai, tusuk gigi kan terlalu kecil."

"Nanti lubangnya (yang dicoblos) enggak kelihatan," imbuhnya.

Arief Budiman kemudian menyatakan pihaknya masih terus memikirkan opsi alat pencoblosan dan ukurannya.

UPDATE 27 Mei 2020: 6.826 Warga Jakarta Positif Covid-19, 1.689 Sembuh, 510 Wafat

Dia mencontohkan bisa saja lubang pencoblosan dibuat sebesar sumpit agar terlihat.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved