Virus Corona
Dokter Tirta: Covid-19 Hanya Bisa Dikontrol, Tak Bisa Hilang
Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi menegaskan, istilah new normal atau normal baru, bukan berarti Covid-19 hilang total.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi menegaskan, istilah new normal atau normal baru, bukan berarti Covid-19 hilang total.
Menurutnya, new normal adalah gaya adaptasi baru untuk menghadapi Covid-19, meskipun dia membuat disclaimer apakah new normal ini ada atau tidak, dilaksanakan atau sebaliknya.
"Covid-19 hanya bisa dikontrol, itu adalah sesuatu yang kita harus tahu bahwa banyak netizen bertanya kapan Covid-19 hilang."
• Mengantuk, Eggi Sudjana Kecelakaan Tunggal di Cibinong
"Saya bilang tidak bisa hilang layaknya TBC, DBD, Malaria, HIV, hepatitis, dan lain-lainnya," ujarnya, Rabu (27/5/2020).
Untuk mengontrol sampai titik minimal itulah, Tirta mengatakan perlu adaptasi yang disebut sebagai new normal.
"Kalau memang pasar buka, berarti kita sebagai relawan mengedukasi pedagang untuk menjaga kebersihan diri."
• DAFTAR 25 Kabupaten/Kota yang Siapkan New Normal, Bakal Diperluas Jika Efektif
"Terus konsumennya kita jaga kebersihan diri, terus mal tanggal 8 Juni berarti semua mal harus menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.
Dengan new normal, lanjutnya, masyarakat akan memesan bahan pangan atau makanan yang higienis.
Bahkan, dari pengalaman pribadinya yang kini bertugas sebagai relawan medis Gugus Tugas, Tirta menemukan ada seorang driver ojek daring yang mengantarkan makanannya, dilengkapi pembatas atau sekat plastik.
• Mata Kiri Novel Baswedan Buta Permanen, tapi Bisa Bedakan Cahaya
"Let say ada restoran buka, kan ada meja-mejanya, adaptasi barunya sekarang setiap meja dikasih celah plastik," ujarnya.
Dengan new normal ini, Tirta berujar semua orang harus melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ini pun harus dilakukan lebih lanjut.
"Protokol kesehatan harus kita jalankan, sesuai dengan kebijakan dari pemerintah atas sampai bawah (masyarakat)," paparnya.
• Partai Demokrat: New Normal Bendera Putih Pemerintah Jika Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi
Sementara, jumlah pasien Virus Corona (COVID-19) di Indonesia bertambah 686 orang, per Rabu (27/5/2020).
"Sehingga total ada 23.851 kasus positif," ujar Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (COVID-19) Achmad Yurianto, Rabu (27/5/2020).
Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 180 orang, sehingga total pasien sembuh ada 6.057 orang.
• Ridwan Kamil: Kita Lagi Perang, Semua Harus Turun Bela Negara
Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 55 orang, sehingga total ada 1.473 pasien Covid-19 yang meninggal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dr-tirta11.jpg)