Breaking News:

Operasi Tangkap Tangan

Nasib OTT Kasus Dugaan Suap THR Pejabat Kemendikbud, KPK Menangkap, Polisi yang Memulangkan

Polda Metro Jaya tidak menahan tujuh pejabat Kemendikbud yang tertangkap OTT KPK, terkait kasus THR.

Agustin Setyo Wardani
ILUSTRASI: Kampus Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, ramai oleh mahasiswa yang berkumpul bersama rekan-rekannya, Rabu (28/5/2014). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Polda Metro Jaya tidak menahan tujuh pejabat Kemendikbud yang tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus suap tunjangan hari raya (THR).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, ketujuh orang tersebut dipulangkan seusai diperiksa pihak kepolisian.

Namun demikian, status mereka masih harus wajib lapor.

Harus Menunggu Lama Saat Ingin Refund Tiket Pesawat? Ini Alasannya

"Baru tadi malam kita selesai gelar perkara."

"Ketujuh orang itu sementara dipulangkan dengan status wajib lapor," kata Yusri di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Ketujuh orang yang dipulangkan itu adalah Rektor Universitas Negeri Jakarta Komarudin, Kabag Kepegawaian UNJ Dwi Achmad Noor, dan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Sofia Hartati.

Maruf Amin: Kami Pemerintah Mohon Maaf Bahaya Corona Belum Hilang

Lalu, Analis Kepegawaian Biro SDM Kemdikbud Tatik Supartiah, Karo SDM Kemdikbud Diah Ismayanti, Staf SDM Kemdikbud Dinar Suliya, dan Staf SDM Kemdikbud Parjono.

Menurut Yusri, ketujuh orang tersebut hingga saat ini belum berstatus tersangka.

Yusri mengatakan, ketujuh orang tersebut tetap akan dilakukan penyelidikan dan akan kembali dimintai keterangan atau klarifikasi.

Hacker Klaim Curi Data 2,3 Juta Pemilih Pemilu 2014, Begini Respons KPU

Kasus tersebut nantinya akan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved