Jumat, 5 Juni 2026

Virus Corona Jabodetabek

Warga Warakas Menolak Bansos Sembako Kemensos, Ada Apa?

Warga Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara memilih untuk menolak Bantuan Sosial (Bansos) sembako Kemensos.

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Sejumlah warga membahas masalah penerimaan bansos sembako dari Kemensos yang dinilai tidak wajar di Kantor Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Warga Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara memilih untuk menolak Bantuan Sosial (Bansos) sembako yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Keputusan diambil setelah jumlah warga yang menerima bansos sembako dari Kemensos dianggap tak rasional.

Adanya penolakan bansos sembako Kemensos di Warakas, lantaran bansos sembako Kemensos hanya tercatat hanya sembilan KK dari 14 RW di Kelurahan Warakas yang mendapatkan.

Menurut Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Warakas Zaenal Arifin penolakan karena warga enggan terjadi kekacauan akibat hanya ada 9 KK saja yang menerima bansos sembako.

Pembagian Bansos Sembako Kemensos Dikeluhkan Warga Warakas: Jangan Kami Dong yang Dikorbankan

Berikut Ini Rincian dan Penjelasan Lengkap Kemensos Soal Tumpang Tindih Data Penerimaan Bansos

Kemensos Utamakan Berikan Bantuan Sosial Kepada Kelompok Marjinal

"Angka 9 ini kan kurang ajar. Ini yang menjadi polemik. Kita ini belum (menerima bantuan sosial dari Kemensos) karena angkanya sembilan, kita nggak mau nerima," ujarnya, di Kantor Kelurahan Warakas, Senin (11/5).

Upaya penolakan dilakukan oleh para pengurus RW di 14 RW di Kelurahan Warakas.

Hal itu dilakukan agar tidak terjadi gesekan di antara warga akibat pembagian bansos yang tidak merata.

Menurut Zaenal, pembagian bansos sembako dari Kemensos seharusnya dibagikan pada 4 Mei 2020 lalu.

Namun demikian meski warga telah menolak, hingga saat ini bansos tersebut tidak pernah ada.

"Masing-masing RW kan saya tanya ada nggak, nggak ada yang nyampe. Saya tanya bungkusan merah putih nyampe nggak, nggak ada. Tidak ada yang datang," kata Zaenal.

Jumlah penerima bansos sembako Kemensos tersebut jauh berbeda dari sebelumnya.

Pasalnya ketika bulan April 2020 silam, ada 7.023 KK di Kelurahan Warakas yang menerima bansos dari Pemprov DKI Jakarta.

Menurut Zaenal, jumlah tersebut berdasarkan rekapitulasi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Pusdatin Jamsos DKI Jakarta yang sudah ditetapkan oleh Kemensos.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga kecewa mengenai penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved