PSBB Jabodetabek

Catat! Mulai Besok Warga yang Menggunakan Transportasi Umum di Depok, Wajib Kantongi Surat Tugas

Surat itu akan menjadi bukti bahwa yang bersangkutan memiliki kepentingan yang jelas untuk menumpang angkutan umum, dalam hal ini KRL.

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp
Suasana KRL Commuter Line di Bogor, Jawa Barat, Senin (20/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Depok mulai besok, Selasa (12/5/2020), akan melakukan pemeriksaan terhadap para penumpang transportasi umum.

Di mana semua penumpang transportasi umum wajib membawa surat tugas dari tempat mereka bekerja.

Hal itu dilakukan sebagai upaya Pemkot Depok menerapkan menerapkan ketentuan pemerintah pusat atau Kementerian Perhubunga (Kemenhub).

Bahwa warga yang menggunakan transportasi umum diwajibkan mengantongi dokumen persyaratan.

Dilansir dari Kompas.com, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana, secara spesifik meminta warga Depok yang rutin menggunakan kereta rel listrik (KRL) untuk pergi kerja, agar menyiapkan surat tugas.

 Catat, Ini Kategori Penumpang yang Diperbolehkan Melakukan Penerbangan Rute Domestik

 Ini Kondisi Ferdian Paleka saat Sekarang, Kepala Diplontosi

 Pemerintah Terbitkan Surat Edaran Pembayaran THR Karyawan 2020, ini Kabar Baik dan Buruknya

 Ditipu Ojol Modus Motor Kehabisan Bensin, Baim Wong:  Aktingnya Bagus Banget

"Sudah disiapkan untuk lakukan pemeriksaan (surat tugas). Besok (hari ini) persiapan," ujar Dadang kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Minggu (10/5/2020) malam.

Dadang meminta warga Depok yang sekarang masih harus masuk kerja kantoran atau pabrik, dan menggunakan KRL sebagai angkutan pulang-pergi, agar segera mengurus surat tugas pada hari ini.

Surat itu menjadi bukti bahwa yang bersangkutan memiliki kepentingan yang jelas untuk menumpang angkutan umum, dalam hal ini KRL.

"Selasa (besok) akan kami lakukan pengecekan," sebut Dadang.

Sebelumnya, lima kepala daerah Bogor Raya, Bekasi Raya, dan Depok berulang kali meminta Kementerian Perhubungan RI agar menyetop operasional KRL karena berpotensi jadi klaster penularan Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved