Berita Jakarta

Cita-cita Muthia Nabila Jadi Sarjana Kandas, Pelaku Jambret Sempat Dimimpiin Minta Dibalikin Hapenya

Gadis berusia 23 tahun itu meninggal dunia setelah motornya dipepet oleh dua orang jambret di Jalan Roa Malaka, Kecamatan Tambora

Kolase foto: TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA/Youtube
Foto terakhir Muthia Nabila (22) semasa hidup yang diambil pada malam sebelum kejadian penjambretan di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Cita-cita Muthia Nabila, gadis korban jambret kandas untuk menjadi seorang sarjana.

Gadis berusia 23 tahun itu meninggal dunia setelah motornya dipepet oleh dua orang jambret di Jalan Roa Malaka, Kecamatan Tambora.

Korban tewas terjatuh seusai hilang kendali saat mengejar jambret yang mencuri ponselnya.

Korban luka parah di bagian kepala lantaran ditabrak mobil dari arah belakang saat terjatuh dari atas motor.

Paman Muthia, Amirudin Hakim (28) mengatakan saat kejadian keponakannya itu sedang dalam perjalanan menuju kantor yang masih berada di wilayah Tambora.

Menurutnya, almarhumah kerja sambil kuliah demi mengejar cita-citanya.

"Dia kerja sambil kuliah, sudah kerja sekitar enam bulan di kantornya yang sekarang ini. Di ditempatkan di bagian IT (information technology)," kata Amirudin di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020).

Pelaku Jambret Handphone Diteror Korban Tewas Lewat Mimpi, Polisi: Itu Efek Narkoba Jenis Tramadol

Perempuan yang tercatat warga RT 16/RW 07 Kelurahan Bidara Cina itu tercatat sebagai mahasiswi D3 jurusan IT di LP3I, Senen, Jakarta Pusat.

Muthia nyaris rampung menempuh pendidikannya karena sedang dalam tahap pembuatan tugas akhir untuk mendapat gelar.

"Sekitar satu bulan lagi (Juni) harusnya wisuda, akhir bulan Mei 2020 ini rencananya sidang skripsi. Sama dosennya pun dia masih bimbingan," ujarnya dikutip dari Tribun Jakarta.

Nahas mimpi anak pertama dari empat bersaudara itu kandas akibat ulah dua pelaku jambret yang aksinya tersorot kamera CCTV.

Muthia meninggalkan sang ibu Anna Musyarrofah (46), ayahnya Tri Ambyah (53), satu adik perempuan, dan dua adik laki-laki.

"Beberapa hari lalu saya dikabari kalau satu pelakunya sudah ketangkap. Pelaku yang dibonceng, kalau yang bawa motor pakai jaket Gojek katanya masih dicari," tuturnya.

Korban Sudah Dibuntuti

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved