Virus Corona

Wali Kota Surabaya Risma Temukan Fakta Baru Soal Karyawan Pabrik Rokok Terpapar Corona

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini buka suara terkait kasus virus Corona (Covid-19) yang terjadi di Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya.

Editor: Murtopo
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma ketika memberikan penjelasan soal kasus virus Corona Covid-19 di Surabaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini buka suara terkait kasus virus Corona (Covid-19) yang terjadi di Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya.

Temuan dua pekerja di  Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya meninggal dunia membuat Tim Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur secara bertahap melakukan rapid test pada para pegawainya.

Sekira 163 orang pegawai Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya menjalani tes swab pengambilan spesimen untuk diuji dalam PCR.

Peringatan untuk Perokok! 2 Karyawan Sampoerna Positif Corona, 9 PDP, 100 Orang Diisolasi

Seperti dilansir dari Tribun Jatim, Risma bahkan membongkar adanya kebohongan dari karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya, yang sudah menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Risma mengungkapkan, kasus di pabrik itu memang bermula dari kebohongan pasien, yakni pasien tak jujur dan memilih tetap bekerja padahal seharusnya dia harus menjalani karantina.

Sehingga ada fakta terbaru Corona tersebar di Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya.

2 Karyawan Pabrik Rokok PT HM Sampoerna Meninggal karena Corona, Risma Sebut Ada yang Tak Jujur

Berikut update fakta terbarunya:

Halaman
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved