Kesehatan

Menengok Rumah Sakit Apung, Pelayanan Medis bagi Warga di Pulau Terluar, Terdepan, dan Tertinggal

RSA dr Lie Dharmawan berbentuk kapal pinisi dan RSA Nusa Waluya II berupa kapal tongkang dengan ukuran lebih besar yang disulap jadi RSA.

Dok. doctorSHARE
RSA Nusa Waluya II (Rumah Sakit Apung/RSA) 

"Memang kita berperan di daerah yang terluar, terdepan, tertinggal. Jadi pulau-pulau itu jadi salah satu tujuan pelayanan medis kami..." 

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN - Pelayanan kesehatan di pulau-pulau terpencil entah itu terluar maupun terdepan di wilayah Indonesia tidaklah selengkap seperti yang ada di kota-kota daratan pada umumnya.

Kondisi semacam itulah yang coba ditangani tenaga medis di Rumah Sakit Apung (RSA) doctorSHARE dengan dua RSA-nya, yakni RSA dr Lie Dharmawan dan RSA Nusa Waluya II.

Kedua jenis RSA tersebut berbeda satu dengan yang lain di mana RSA dr Lie Dharmawan berbentuk kapal pinisi dan RSA Nusa Waluya II berupa kapal tongkang dengan ukuran lebih besar.

Saat Puasa di Bulan Suci Ramadan, Madu Hijau Dipercaya Bisa Bantu Jaga Kesehatan Lambung

Tip Berhubungan Intim di Bulan Ramadan Bagi Suami Istri, agar tetap Fit Menjalani Puasa

Es Pisang Ijo Selalu Ada di Meja Muhammad Toha Pada Bulan Puasa

Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II, Jangkau Kepulauan Terpencil di Indonesia
Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II, Jangkau Kepulauan Terpencil di Indonesia (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Koordinator RSA Nusa Waluya II dr Stephanie mengatakan bahwa pelayanan kesehatan RSA pertama kali dimulai pada tahun 2013 silam dengan RSA dr Lie Dharmawan.

"Setelah yang pinisi baru berlayar 2 tahun ada perusahaan yang sumbangkan kapal tongkang ke kami," kata Stephanie, Sabtu (25/4/2020).

Kapal tongkang tersebut lalu disulap sedemikian rupa jadi RSA Nusa Waluya II setelah direnovasi pada tahun 2015 dan tiga tahun kemudian dipakai memberikan pelayanan kesehatan.

"Kalau untuk fasilitas kesehatan, kapal tongkang ini setara dengan rumah sakit tipe D," katanya.

Resmi, Jasa Marga Tutup Sementara Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II dari Semua Arah

Lusyani Suwandi: Setelah Wabah Covid-19, Diharapkan Masyarakat Indonesia Jadi Terbiasa Hidup Bersih

Citra Yunita Jualan Online BeBek Citra Rasa, Ada Bebek Rica-Rica dan Goreng, Ini Cara Pesannya

RSA dr Lie Dharmawan (Rumah Sakit Apung/RSA)
RSA dr Lie Dharmawan (Rumah Sakit Apung/RSA) (Dok. doctorSHARE)

Berbagai fasilitas

Berbagai fasilitas penunjang disediakan di RSA Nusa Waluya II mulai dari ruang ICU, ruang operasi, ruang isolasi, beberapa poli, farmasi, laboratorium. hingga ruang rawat inap.

Dengan kapal-kapal tersebut para tenaga medis atau relawan kemudian berangkat ke pulau-pulau terluar maupun terdepan di Indonesia yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved