Virus Corona

Dalam 3 Minggu FIF Setujui 149.793 Permohonan Relaksasi Kredit, Jakarta Paling Banyak

Pengajuan relaksasi kredit paling banyak dari Jakarta, disusul Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Dok. FIFGroup
Proses pengajuan relaksasi kredit di FIFGROUP. Sejak 29 Maret 2020 sampai dengan 18 April 2020, FIFGroup telah menyetujui 149.793 permohonan relaksasi kredit dari nasabah senilai Rp 1,5 triliun. 

“Kami selalu memonitor setiap hari agar semua proses berjalan lancar sesuai dengan program meski ada kendala di beberapa tempat di Indonesia sehingga perlu adanya sosialisasi ke beberapa konsumen..."

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejak 29 Maret 2020 sampai dengan 18 April 2020, FIF Group telah menyetujui 149.793 permohonan relaksasi kredit dari nasabah senilai Rp 1,5 triliun.

Pengajuan relaksasi paling banyak dari Jakarta, disusul Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

CEO FIFGroup Margono Tanuwijaya mengungkapkan, pengajuan relaksasi tersebut mayoritas berasal dari sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), karyawan, dan pedagang informal yang mencapai 81.291 orang.

Ini Stimulus Pemerintah untuk UMKM, dari Bebas Pajak Selama 6 Bulan hingga Mudah Ajukan Kredit Baru

Dampak Mitigasi Covid-19, Jokowi Minta Strukturisasi Kredit Dipercepat Bagi UMKM yang Kesulitan

Melalui GoSend, GoJek Distribusikan Bansos Sembako di Wilayah DKI Jakarta sesuai SOP Cegah Covid-19

Proses pengajuan relaksasi kredit di FIFGROUP. Sejak 29 Maret 2020 sampai dengan 18 April 2020, FIFGroup telah menyetujui 149.793 permohonan relaksasi kredit dari nasabah senilai Rp 1,5 triliun.
Proses pengajuan relaksasi kredit di FIFGROUP. Sejak 29 Maret 2020 sampai dengan 18 April 2020, FIFGroup telah menyetujui 149.793 permohonan relaksasi kredit dari nasabah senilai Rp 1,5 triliun. (Dok. FIFGroup)

Sedangkan yang berasal dari sektor transportasi, termasuk ojek online dan yang bekerja sebagai sopir mencapai 14.150 orang.

“Perkembangan angka yang telah melakukan program tersebut naik tajam,” jelas Margono dalam keterangan resminya seperti dikutip pada laman resmi fifgroup.co.id, Minggu (19/4/2020).

“Kami selalu memonitor setiap hari agar semua proses berjalan lancar sesuai dengan program meski ada kendala di beberapa tempat di Indonesia sehingga perlu adanya sosialisasi ke beberapa konsumen,” imbuhnya.

Relaksasi ini dilakukan sebagai upaya membantu konsumen sebagaimana yang dianjurkan pemerintah setelah Presiden Jokowi pada Maret lalu menyatakan akan memberikan kemudahan untuk sektor transportasi, pariwisata, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian, termasuk UMKM dan pekerja informal.

UPDATE Mulai Hari Ini, Semua Moda Transportasi Darat, Laut, dan Udara Dihentikan, Ini Jadwal Lengkap

Larangan Mudik, Pesawat Komersil Dilarang Angkut Penumpang Mulai 24 April sampai 1 Juni 2020

Pesawat Airbus 320-200 Batik Air Angkut 8.569 Kg Obat-obatan dari Hangzhou di Tengah Wabah Covid-19

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kemudian menindaklanjuti imbauan pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan Countercylical Dampak Penyebaran Covid-19 bagi Perusahaan Pembiayaan pada 30 Maret 2020.

Secara umum, pemerintah meminta multifinance memberikan kelonggaran atau relaksasi kepada konsumen terdampak corona.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved