Senin, 27 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

Jika PSBB Tak Disetujui, Bupati Karawang Siapkan Opsi Ini

Pemerintah Kabupaten Karawang berencana mengusulkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) PSBB ke pemerintah pusat.

Penulis: Muhammad Azzam |
WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana saat wawancara via video conference dengan Wartakotalive, Jumat (17/4/2020). 

Teh Celli mengungkapkan, bukti di wilayah Karawang terjadi penularan secara local transmission, yakni ada pedagang cilok, sayur, serta penjahit yang dinyatakan positif Covid-19.

 Pencuri Helm yang Mengaku Ketua Anarko Sindikalis Indonesia Gemar Isap Ganja dan Tenggak Miras

Padahal, setelah ditracking, yang sangkutan tidak pernah kontak dengan pasien positif, juga tidak ada riwayat bepergian ke luar negeri, maupun luar daerah.

"Artinya susah memprediksi, sekarang ini sudah menyebar sampai ke grassroot paling bawah, ke kampung-kampung," tuturnya.

Maka dari itu, sambung Teh Celli, aturan serta anjuran pemerintah benar-benar harus dilaksanakan.

 Petugas Medis Puskesmas Malaka Sari Bikin Pelindung Wajah untuk Bayi dari Mika dan Busa

Dirinya meminta masyarakat lebih peka dan tinggi kesadarannya atas bahaya Covid-19.

"Anjuran pemerintah harus benar-benar dilaksanakan."

"Karena kita benar-benar tidak tahu kapan kita tertular, atau merasa diri kita sudah menjaga dengan baik, tapi ternyata tertular," katanya.

 UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia: 607 Pasien Sembuh, 5.923 Orang Terinfeksi, 520 Meninggal

Teh Celli menegaskan, meskipun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Karawang masih dalam perumusan, ia meminta masyarakat tetap di rumah, membatasi kegiatan di luar rumah, serta mematuhi anjuran pemerintah.

"Alangkah baiknya warga tetap di rumah ikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, hindari kerumuman orang-orang banyak," imbau Teh Celli.

Adanya transmisi lokal tersebut juga menjadi salah satu alasan Karawang berencana mengusulkan penerapan PSBB ke pemerintah pusat.

 Brigjen Argo Yuwono: Jika Tidak Ingin Dipidana, Jangan Ada Lagi Penolakan Jenazah Korban Covid-19

Usulan PSBB itu tengah dalam perumusan untuk diserahkan ke pemerintah pusat melalui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Alasan ya itu adanya lokal transmisi, dikarenakan wilayah Karawang dekat dengan Bekasi, yang mana wilayah itu angka kasus Covid-19 cukup tinggi."

"Banyak juga warga Karawang yang bekerja, aktivitas di wilayah Bekasi," paparnya. (*)

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved