Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

Jika PSBB Tak Disetujui, Bupati Karawang Siapkan Opsi Ini

Pemerintah Kabupaten Karawang berencana mengusulkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) PSBB ke pemerintah pusat.

Penulis: Muhammad Azzam |
WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana saat wawancara via video conference dengan Wartakotalive, Jumat (17/4/2020). 

Rencana PSBB ala Karawang ini, lanjut Teh Celli, masih dikaji.

Meski demikian, ia berharap usulan PSBB Karawang ke pemerintah pusat dapat disetujui.

"Ya itu alasannya kita ajukan PSBB, sudah muncul lokal transmisi."

Anggota Tim Rajawali Dilempar Konblok Saat Bubarkan Pemuda yang Diduga Mau Tawuran di Ciracas

"Penyebaran sulit diidentifikasi secara detail karena tidak terbagi dalam klaster-klaster," jelasnya.

Teh Celli menambahkan, jika PSBB skala kabupaten maupun lokal kecamatan diterapkan, tentunya harus ada solusi bagi warga yang harus di rumah sehingga tidak bisa bekerja.

Maka itu, pihaknya tengah mendata dan memverifikasi warga penerima manfaat atah bantuan tersebut.

Satpol PP Duren Sawit Pasang Selebaran di Warung-warung Makan, Pembeli Tidak Boleh Santap di Tempat

"Tapi saya juga harus mengerti juga kepada mereka yang berdagang."

"Kalau enggak bekerja enggak dapat uang."

"Itu kan harus dicarikan solusi buat masyarakat kami yang seperti itu."

13 dari 36 Ribu Napi yang Dibebaskan karena Pandemi Covid-19 Kembali Lakukan Kejahatan

"Karena kami tidak bisa larang tanpa adanya solusi, karena tidak fair juga," paparnya.

Sebelumnya, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, penularan Covid-19 di wilayahnya sudah masuk kategori local transmission.

Artinya, penularan bukan lagi karena orang yang bepergian ke luar negeri atau daerah, akan tetapi dari dalam wilayah itu sendiri.

Maka itu, Teh Celli, sapaannya, mengaku sulit memprediksi sumber penyebarannya.

 Ahmad Riza Patria Siap Diminta Apa Saja oleh Anies Baswedan, Termasuk Blusukan Atau Jadi Penghubung

"Teman-teman semuanya, hari ini di Karawang penyebaran sudah local transmission."

"Jadi kita susah memprediksi penularannya dari mana," katanya lewat video conference bersama Wartakotalive, Jumat (17/4/2020).

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved