Virus Corona Jabodetabek
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Dana Rp 3 Triliun Tangani Covid-19, Ketua DPRD: Tapi Ini Uangnya Mana
Warga pertanyakan dana Rp 3 Triliun untuk percepatan penanganan virus corona atau Covid-19 yang digelontorkan Pemprov DKI Jakarta.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: PanjiBaskhara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, mengatakan warga pertanyakan dana Rp 3 Triliun percepatan penanganan virus corona atau Covid-19.
Diketahui, dana percepatan penanganan virus corona tersebut, telah disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kini menurut Prasetio Edi Marsudi, banyak warga DKI Jakarta bertanya-tanya mengenai dana Rp 3 Triliun, untuk percepatan penanganan Covid-19 di Jakarta tersebut.
Sebab, selain belum mendapat bantuan dari pemerintah, permukimannya belum disemprot cairan disinfektan.
• Pemprov DKI Jakarta Gelontorkan Rp 3 Triliun Tangani Wabah Virus Corona
• Hasil Musrenbang Kota, Jakarta Utara Ajukan 2.556 Usulan Pembangunan Senilai Rp 1,3 Triliun
• Anies Baswedan Siapkan Dana Bantuan Sosial Rp 4,5 Triliun untuk Warga Tak Mampu Akibat Virus Corona
Sehingga, tak ayal banyak warga DKI Jakarta merasa khawatir permukimannya terkena wabah virus corona itu.
“Banyak warga yang mengaku belum dapat bantuan apapun dari pemerintah. Sedihnya, mereka tahu berita DKI telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 triliun, tapi ini uangnya mana,” kata Prasetio berdasarkan keterangan yang diterima.
“Malah ada warga bilang kesusahan untuk penyemprotan disinfektan di RT-nya. Karena tidak ada bantuan akhirnya mereka urunan, nah yang seperti ini yang kasihan dan perlu bantuan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Prasetio juga mengaku belum mengetahui adanya realokasi anggaran Covid-19 dari Rp 54 miliar hingga Rp 3 triliun lebih.
Sebagai pengguna anggaran, seharusnya DKI melaporkan hal itu kepada legislator.
“Saya enggak tahu, karena belum ada komunikasi sama sekali. Kalau belum dikomunikasikan bagaimana saya mau menyetujui anggaran-anggaran apa yang mau direalokasi"
"Intinya gini, anggaran bantuan itu harus cepat diberikan kepada warga yang membutuhkan karena banyak sekali ini yang terdampak,” ungkapnya.
“Supaya tepat sasaran pengawasannya harus jalan ini. Banyak perangkat wilayah yang digaji APBD, berdayakan itu supaya jalan pengawasannya"
"Ada RT, RW, LMK, PKK, FKDM, Lurah, Camat, sampai Wali Kota turun, supaya jalan ini bantuan dan sasarannya tepat, “tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta gelontorkan Rp 3 Triliun tangani virus corona atau Covid-19.