Virus Corona Jabodetabek

Anies Baswedan Siapkan Dana Bantuan Sosial Rp 4,5 Triliun untuk Warga Tak Mampu Akibat Virus Corona

Anies Baswedan mengatakan bahwa DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat menyediakan dana bantuan sosial akibat virus corona.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
(Tangkapan layar Youtube Wakil Presiden RI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggelar rapat dengan Wapres RI KH Ma'ruf Amin melalui teleconference, Kamis (2/4/2020) siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan telah menyiapkan dana untuk warga kategori miskin terkait dampak penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penerima bantuan untuk warga kategori miskin dan rentan itu in telah disepakati Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian Sosial.

Pernyataan Anies Baswedan itu dikatakannya saat rapat kerja dengan Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin melalui siaran teleconference,  Kamis (2/4/2020) siang.

“Nilai tepatnya atau targetnya ada 2,6 juta orang. Bantuan sosialnya Rp 880.000 diberikan selama dua bulan selama April-Mei, sehingga nilai totalnya Rp 4,576 triliun,” kata Anies Baswedan seperti dikutip dari akun YouTube Wakil Presiden RI.

Meski telah disepakati kedua belah pihak, namun masih mempertimbangkan sosok penerima bantuan tersebut.

Sembuh, 2 Pasien Positif Virus Corona dan 4 ODP di Kota Tangsel, Ini Penjelasannya

Warga DKI Jakarta Bakal Terima Uang Rp 1 Juta per KK, Kompensasi Wabah Virus Corona

Anies Baswedan berjanji akan segera mengumumkan mengenai warga penerima bantuan itu.

“Secara jumlah sudah terselesaikan, ini juga sudah dibahas dengan Menko Kemaritiman dan Investasi (Luhut Binsar Pandjaitan) tapi yang belum selesai adalah data tentang siapanya (penerima),” ujar Anies Baswedan.

Menurut Anies, bantuan yang diserahkan kepada masayrakat tidak hanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI .

Tetapi banyak kelompok masyarakat lain yang turut memberikan bantuan kepada masyarakat melalui DKI Jakarta.

“Kami di DKI sudah mengalokasikan, pada saat ini sampai Mei sebesar Rp 3,032 triliun. Jadi per hari ini ada Rp 1,302 triliun, lalu ditambah Rp 2 triliun sehingga ada Rp 3 triliun yang kami alokasikan untuk Covid-19,” katanya.

EJEK Tokoh Agama di Tengah Wabah Corona, Pria Pademangan Ini Diringkus Polisi

PIMPINAN DPRD DKI Heran Pemilihan Wagub Digelar di Tengah Darurat Corona: Harusnya Memberi Contoh

Dana bagi hasil

Anies Baswedan juga menyinggung soal piutang dana bagi hasil (DBH) pemerintah pusat kepada DKI Jakarta sebesar Rp 5,1 triliun pada 2019.

DBH dari Kementerian Keuangan tersebut, kata Anies Baswedan,  sangat membantu DKI Jakarta dalam melayani warganya.

Oleh karena itu, dia meminta kepastian pemberian DBH tersebut kepada DKI.

"Ketika ratas (rapat terbatas) dengan bapak Presiden kemarin, kami sampaikan bahwa ada dana bagi hasil yang sesungguhnya perlu dieksekusi. Ini adalah tagihan tahun lalu kepada Jakarta,” katanya.

Menurut Anies Baswedan, semula nilainya Rp 6,4 triliun, kemudian ada beberapa penyesuaian sehingga berubah menjadi Rp 5,1 triliun pada tahun 2019.

"Kemudian ada dana bagi hasil tahun ini di kuartal kedua sebesar Rp 2,4 triliun. Kami berharap itu bisa segera dicairkan,” kata Anies Baswedan.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved