Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

EJEK Tokoh Agama di Tengah Wabah Corona, Pria Pademangan Ini Diringkus Polisi

Polres Metro Jakarta Utara menangkap penghina anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Habib Luthfi. Tersangka MA (20) ditangkap di Pademanga

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
Polres Metro Jakarta Utara menggelar konferensi pers terkait penangkapan pengunggah ujaran kebencian terhadap tokoh agama di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (2/4/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Polres Metro Jakarta Utara menangkap penghina anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Habib Luthfi. Tersangka MA (20) ditangkap di Pademangan, Jakarta Utara Kamis (2/4/2020).

Tersangka yang merupakan sopir ojek online (Ojol) itu ditangkap dengan dugaan ujaran kebencian yang ditulisnya di Facebook beberapa waktu lalu.

Di akun Facebooknya bernama Muhammad Alwi, ia mengunggah postingan yang menyudutkan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu.

"Tersangka mengkritik kebijakan Physical Distancing yang diterapkan pemerintah. Ia menyebut akibat kebijakan tersebut warga menjadi tidak dapat salat Jumat berjamaah," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto dalam konferensi pers Kamis (2/4/2020).

Menurut Budhi unggahan MA membuat orang lain menjadi benci terhadap Habib Lutfi. Termasuk membuat pengikut Habib Lutfi merasa ikut terhina karena gurunya diejek ataupun dihina oleh tersangka.

 Alhamdulillah, Empat Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh, Saat Dirawat Mereka Rajin Konsumsi Ini

 Hindari Corona, Raja Thailand Boyong 20 Selirnya ke Jerman

 Tiap Sekolah Diminta Sumbangan Rp 100 Ribu buat Bantu Orang Tua yang Kesulitan Kuota Internet

 Warga Komplek Perumahan di Depok Terapkan Karantina Lokal, Ojek Online Dilarang Masuk

Budhi mengatakan akibat unggahan itu para pengikut Habib Lutfi mengaku merasa terhina dan melaporkan tersangka.

Bahkan beberapa Ormas yang menghormati Habib Lutfi sudah memburu MA karena merasa terhina dengan unggahan tersebut.

"Kalau kami konfirmasi ke Habib Lutfi beliau mengaku sudah memaafkan tersangka. Namun kami harus tetap menjalankan proses hukum," jelasnya.

Atas perbuatannya MA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

 Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Meninggal, Kantor Ditutup 10 Hari

Polisi menjeratnya dengan Pasal 28 jo apasal 45 UU no.19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Sebelumnya unggahan MA di Facebooknya sempat viral dan mengundang kontroversial.

Di unggahannya itu ia menyeret nama Habib Lutfi karena pelarangan salat Jumat berjamaah di tengah wabah virus corona.

 Di Tengah Ancaman Wabah Corona, Anggota DPR Ini Bagi-bagi Sembako Tapi Dituding Pilih Kasih

Di unggahannya ia bahkan menyebut Habib Lutfi dengan Habib Lutfi Pekalongan. Unggahan itu dibuatnya Selasa (31/3/2020) lalu. (m24)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved