Peluang Usaha

Jeli Lihat Peluang, Pengusaha Konveksi Ini Banting Stir Jadi Produsen APD,Langsung Dapat Order Besar

Rizwan berinisiatif untuk memproduksi APD seiring dengan menipisnya stok APD di pasaran

Warta Kota/Rangga Baskoro
Kisah Ridwan, Pengusaha Konveksi Ini Banting Stir Jadi Produsen APD 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG-Kebutuhan alat pelindung diri (APD) saat ini semakin meningkat.

Hal itu tak hanya terjadi di Indonesia saja, mewabahnya virus corona juga menyebabkan APD langka di negara-negara lain.

Awak Bus Sekolah Pengantar Tenaga Medis Kini Dilengkapi APD

Roy Suryo: Hentikan Masuknya TKA Cina, Tunda Pemindahan Ibukota, Pecat Menteri dan Jubir yang Ngaco

Kelangkaan APD melatarbelakangi Riswan untuk 'banting stir' dari yang awalnya pengusaha konveksi, kini beralih menjadi produsen APD.

Pengusaha konveksi yang menjalankan bisnisnya di Perkampungan Industri Kecil (PIK), Pulogadung, Jakarta Timur ini, mengatakan, ia berinisiatif untuk memproduksi APD seiring dengan menipisnya stok APD di pasaran.

Riswan bercerita dirinya mulai memproduksi APD setelah selesai mengerjakan pesanan APD untuk Kementerian Kesehatan.

UPDATE:Jumlah Warga Depok yang Meninggal, ODP, dan PDP Akibat Covid-19 Bertambah

"Awalnya saya mengerjakan PO (Pre Order) Kementerian Kesehatan, begitu selesai langsung aku blow up ke internet dan banyak pemesan datang. Dari situ saya pikir, apa sebaiknya memang harus diteruskan? Karena tujuannya untuk bangsa kita juga kan," kata Riswan di lokasi, Jumat (27/3/2020).

Dia mengaku kini banyak menerima pesanan dari berbagai instansi rumah sakit, puskesmas, hingga komunitas.

Kecamatan Pondok Aren Terbanyak Temuan Riwayat Kasus Pandemi Virus Corona Di Kota Tangsel

Ojol Tergeletak di Atas Motor Bikin Geger Warga, Sudah Panggil Ambulans, Ternyata Sedang Tidur Pulas

APD yang diproduksi juga didesain sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Riswan menjelaskan pihaknya memproduksi dua jenis APD, yakni yang bisa dicuci berulang kali dan APD yang hanya untuk sekali pakai.

"Saya kasih harga sesuai Kemenkes, Rp 45.000 (per setel) untuk yang sekali pakai, dan Rp 75.000 untuk bisa dicuci berulang. Untuk ukuran ada M, L, XL, sama double XL," ujar Riswan.

Hingga kini, Riswan mengaku sudah memproduksi APD sebanyak 8.000 setel.

Bagi dia, memproduksi APD untuk tenaga kesehatan merupakan dorongan untuk membantu pemerintah dan tenaga medis untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved