Benda Diduga Bom

DIKIRA Bom Sampai Gegana Turun Tangan, Kotak Misterius di Tanjung Duren Ternyata Berisi Tomat Segar

SEMPAT diduga bom, kotak misterius di Jalan Tanjung Duren Raya ternyata hanya sebuah tomat.

Penulis: Desy Selviany |
WARTA KOTA/DESY SELVIANY
Tim Gegana mengevakuasi kotak diduga bom di Jalan Tanjung Duren Raya, Kamis (26/3/2020). 

SEMPAT diduga bom, kotak misterius di Jalan Tanjung Duren Raya ternyata hanya sebuah tomat.

Tomat itu ditaruh di sebuah wadah stainless berbentuk lonjong.

Pantauan Wartakotalive, setelah Tim Gegana membuka kotak kardus berwarna cokelat keabuan itu, mereka segera melepas pakaian anti-bom.

BREAKING NEWS: Tim Gegana Amankan Benda Diduga Bom di Jalan Tanjung Duren Raya

Kotak itu pun segera dimasukkan ke dalam mobil Gegana.

Polisi pun batal memasang garis polisi di lokasi penemuan kotak misterius tersebut.

"Katanya sih pas dibuka ternyata isinya tomat segar."

Jokowi Jelaskan Alasan Tak Lakukan Lockdown, Singgung Warga Masih Bantu Hajatan Meski Diisolasi

"Ditaruh di dalam stainless berukuran lonjong."

"Kemudian stainless itu ditaruh di dalam kotak kardus," ungkap Yasin (26), saksi, ditemui di Jalan Tanjung Duren Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (26/3/2020) siang.

Evakuasi kotak misterius itu berlangsung satu jam lamanya.

Pesan Jokowi kepada Gubernur: Jangan Hanya Tutup Sekolah dan Kantor tapi Tidak Ada Bantuan Sosial

Selama evakuasi, sebagian Jalan Tanjung Duren Raya ditutup sementara.

Setelah mengetahui isi di dalam kotak, Tim Gegana bergegas membawa kotak tersebut beranjak dari lokasi.

Jalan Tanjung Duren Raya pun kembali dibuka pukul 12.14 WIB setelah sebelumnya ditutup pukul 10.30 WIB.

Video Anggota Sekuriti di Tanjung Duren Pingsan Gara-gara Virus Corona Hoaks, Ini Penjelasan Polisi

Diberitakan sebelumnya, Tim Gegana memenuhi Jalan Tanjung Duren Raya, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat Kamis (26/3/2020).

Mereka mengerubungi suatu barang yang diduga bom.

Satu mobil Tim Gegana terlihat terparkir di depan Ruko Optik Melawai Tanjung Duren.

 Perawat Diusir dari Indekos karena Bekerja di RS Persahabatan, Padahal Tak Tangani Pasien COVID-19

Memakai pakaian lengkap anti bom, mereka membongkar suatu barang yang diduga bom.

"Katanya sih diduga bom, tapi saya juga enggak tahu pasti," jelas Ari (58), warga sekitar.

Pantauan Wartakotalive, Jalan Tanjung Raya sempat ditutup sementara pada pukul 11.45 WIB.

 INI Penjelasan BNPB Soal APD dari Cina Made in Indonesia

Jalan sempat dialihkan ke Jalan Tanjung Duren Barat II.

Sebuah kotak diamankan oleh polisi dari sebuah halaman ruko yang tutup.

Ruko itu persis di samping Ruko Optik Melawai Tanjung Duren.

 Masih Banyak yang Sepelekan COVID-19, Mardani Ali Sera Desak Jokowi Lakukan Lockdown

Kotak tersebut dimasukkan ke dalam mobil gegana yang terparkir.

Beberapa petugas polisi terlihat mensterilkan Jalan Tanjung Duren Raya agar tidak dilintasi pengendara.

"Masih baru diduga bom. Kami masih cek."

 MULAI Hari Ini Summarecon Tutup Tiga Mal di Bekasi, Kelapa Gading, dan Serpong Sampai 7 April 2020

"Terima laporan tadi pukul 11.30 WIB," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarak.

Jalan Tanjung Duren Raya mulai dibuka kembali pukul 12.14 WIB. Lalu lintas pun terpantau kembali lancar.

Penangkapan Terduga Teroris di Batang

Aparat Densus 88 menyita sejumlah barang bukti di rumah terduga teroris di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

"Dari hasil penggeledahan ditemukan ada bahan-bahan yang digunakan untuk merakit bom," ucap Kapolres Batang AKBP Abdul Waras kepada Tribunnews, Kamis (26/3/2020).

Informasi yang dihimpun di lapangan, barang bukti yang diamankan tersebut adalah ‎beberapa dus cairan kimia, kabel, laptop, dan beberapa dokumen.

 Anies Baswedan Butuh Pendamping Hadapi COVID-19, DPRD DKI Gelar Voting Cawagub Jumat 27 Maret 2020

Disita pula beberapa buah senjata tajam berupa‎ satu bilah parang, satu bilah sangkur, satu golok, dan sebilah samurai.

Mengenai kelima terduga teroris yang diamankan di Batang, Abdul Waras tidak mengetahui jaringan kelompok mana.

Termasuk, apakah penggerebekan di Batang ada hubungannya dengan penangkapan terduga teroris beberapa waktu lalu di Sumatera Barat.

 Lion Air Group Terapkan Physical Distancing dalam Penerbangan, Dimulai Saat Check-in

"Untuk informasi lebih jelas bisa ditanyakan ke Mabes Polri," tambahnya.

Dalam penggerebekan di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020), Densus 88 Mabes Polri menangkap lima terduga teroris.

"Benar telah dilakukan penegakan hukum oleh tim Densus 88 di wilayah hukum Polres Batang terhadap lima orang," ucap Kapolres Batang AKBP Abdul Waras.

 BEGINI Skenario Pemprov DKI Jika Pasien Virus Corona Melonjak Hingga 8.000 Orang

Abdul Waras menuturkan, kelimanya masuk dalam jaringan teroris, dan dari hasil penggeledahan ditemukan bahan-bahan yang digunakan untuk merakit bom.

Dari lima orang yang diamankan, ada satu terduga yang menyerang petugas menggunakan parang panjang, sehingga dilakukan tindakan tegas‎terukur.

"Dari lima orang yang ditangkap, satu dilakukan tindakan tegas yang mengakibatkan meninggal dunia," tambahnya.

 Cegah Penyebaran Covid-19, Jam Operasional Mal Central Park Diperpendek

Sebelumnya, Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi Rabu (25/3/2020) tengah malam, membenarkan Densus 88 menembak mati satu terduga teroris.

Insiden itu terjadi di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020) sore.

Selain menembak terduga teroris inisial MT, Densus 88 juga mengamankan dua orang yang masih ada hubungan saudara dengan MT, yakni SW dan NP alias RY.

 Jenazah Pasien Covid-19 yang Dimakamkan di TPU Tegal Alur Dipastikan Takkan Tulari Warga Sekitar

"‎Betul ada kegiatan dari Densus 88 di Batang, Jawa Tengah," ucap ‎Argo.

Setelah dilakukan penangkapan berikut penggeledahan, ‎Argo menambahkan para terduga sudah dibawa Densus 88 untuk pengembangan.

Sementara, satu jenazah terduga teroris inisial MT dibawa ke RS Bhayangkara, Semarang. (*)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved