Virus Corona
Cegah Penyebaran Covid-19, Jam Operasional Mal Central Park Diperpendek
Humas Central Park Hilma Rizky Nurcahya mengatakan, pihaknya sudah melakukan pencegahan penularan Covid-19 sejak awal Februari lalu.
Penulis: Desy Selviany |
MAL Central Park tetap buka di tengah wabah Virus Corona di DKI Jakarta.
Mereka memastikan tetap melakukan pencegahan penyebaran virus dengan mengupayakan social distancing.
Humas Central Park Hilma Rizky Nurcahya mengatakan, pihaknya sudah melakukan pencegahan penularan Covid-19 sejak awal Februari lalu.
• Cicilan Kredit Motor Tukang Ojek Diringankan Selama Setahun, Jokowi Larang Debt Collector Menagih!
Misalnya, dengan rutin menyemprotkan titik-titik keramaian di mal tersebut dengan cairan disinfektan.
Mereka juga telah mengadakan hand sanitizer di infodesk dan area tombol lift.
"Kami juga gencar mengedukasi pengunjung dan warga sekitar area Central Park dan Neo Soho Mall, tentang pencegahan penularan Covid-19," kata Hilma, dikonfirmasi, Rabu (25/3/2020).
• DOKTER Handoko Gunawan: Covid-19 Terbang di Udara, Jaga Jarak 1 Meter Sudah Kuno, Stay at Home!
Mereka juga telah menambah alat pengecek suhu di setiap pintu masuk dan keluar mal.
Setiap toko juga diwajibkan melakukan pengecekan suhu kepada seluruh pengunjung dan pegawai toko yang hendak masuk.
Mereka juga mengaku telah menutup pusat-pusat hiburan di mal tersebut, seperti area hiburan anak dan bioskop.
• Gandeng Dua Profesor, MUI Godok Dua Fatwa yang Diminta Maruf Amin Terkait Virus Corona
Setidaknya, ada lima tenant di Central Park dan tiga tenant di Neo Soho yang kini sudah tutup karena wabah Virus Corona.
"Kami juga sudah memperpendek jam buka, yakni saat ini kami buka pukul 11.00 WIB sampai 20.00 WIB saja," ujar Hilma.
Penutupan tempat-tempat tersebut sebagai langkah lanjutan dari surat edaran Gubernur DKI Jakarta.
• VIRUS Corona Serang 24 Provinsi di Indonesia, Jakarta Paling Banyak
Meski demikian, Hilma tidak memungkiri ada penurunan jumlah pengunjung di mal tersebut semenjak Virus Corona mulai mewabah.
Namun, penurunannya disebut tidak signifikan, karena beberapa toko penyedia kebutuhan pokok seperti supermarket masih dikunjungi pengunjung.
Jumlah pasien yang dinyatakan positif corona di Jakarta kian bertambah.
• UN 2020 Dibatalkan, Nadiem Makarim Minta Maaf Jika Orang Tua Kecewa Anaknya Sudah Ikut Bimbel