Breaking News:

Virus Corona

DOKTER Handoko Gunawan: Covid-19 Terbang di Udara, Jaga Jarak 1 Meter Sudah Kuno, Stay at Home!

USIANYA 80 tahun, tapi semangat dokter Handoko Gunawan membantu penanganan pasien Covid-19 tak pernah padam.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
dr. Handoko Gunawan, SpP 

Menurut dokter Handoko, tenaga medis perlu menjaga gizinya dengan bauk.

"Lengkapi diri baik, gizi bagus, tetapi gaji tenaga medis mana bisa gizi baik."

"Jangan lupa tawakal kepada tuhan," ucap dokter Handoko.

UN 2020 Dibatalkan, Nadiem Makarim Minta Maaf Jika Orang Tua Kecewa Anaknya Sudah Ikut Bimbel

Sosok dokter Handoko ramai diperbincangkan di media sosial.

Ia merupakan dokter spesialis paru-paru dari Rumah Sakit Graha Kedoya Jakarta Barat.

Banyak warga memuji dedikasinya membantu menangani pasien positif COVID-19 di Tanah Air, meski sudah memasuki usia senja.

VIRUS Corona Serang 24 Provinsi di Indonesia, Jakarta Paling Banyak

Hingga kini dokter Handoko dirawat intensif di RSUP. Kondisinya membaik.

"Not bad (tidak buruk)," ucap dokter Handoko.

Sebelumnya, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan ada tujuh dokter yang meninggal saat menjalankan tugas berperang melawan pandemi Virus Corona (COVID-19) di Indonesia.

Gandeng Dua Profesor, MUI Godok Dua Fatwa yang Diminta Maruf Amin Terkait Virus Corona

Tujuh dokter tersebut adalah:

- dr hadio Ali SpS;

- dr Djoko Judodjoko SpB;

- dr Laurentius P SpKj;

- dr Adi Mirsaputra SpTHT;

- dr Ucok Martin SpP;

- dr Tony D Silitonga; dan

- Prof Dr dr Bambang Sutrisna MSHC.

 GURU Besar FKUI: Avigan dan Klorokuin Belum Tentu Cocok untuk Orang Melayu, Perlu Uji Klinis!

Ketua Umum PB IDI Daeng Faqih menjelaskan, hanya dr Tony D Silitonga yang meninggal bukan karena terpapar COVID-19.

Almarhum yang menjabat Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bandung Barat sekaligus Satgas Tim Penanggulangan COVID-19, mengalami gangguan jantung akibat kelelahan.

Di hari-hari terakhirnya, ia sibuk menyiapkan fasilitas kesehatan, khususnya di wilayah Bandung Barat, agar siap terhadap ancaman COVID-19.

 BESOK Pemerintah Bagikan 12 Juta Masker Bedah dan 81 Ribu Masker N95 untuk Tenaga Medis

Juga, memberikan edukasi secara luas kepada masyarakat untuk mencegah COVID-19.

"Yang karena gangguan jantung akibat kecapekan dr Toni D Silitonga."

"Beliau kecapekan melaksanakan tugas di Dinkes Bandung sebagai PIC penanganan COVID-19 di daerahnya," ungkap Daeng kepada Tribunnews, Senin (23/3/2030).

 HINDARI Virus Corona, Ini Live Streaming Misa Prapaskah IV di Gereja Katedral Minggu 22 Maret 2020

Sedangkan enam dokter lainnya meninggal karena terpapar COVID-19, virus yang saat ini sudah menyebar hingga ke 20 provinsi di Indonesia.

"Yang lain terpapar COVID-19, termasuk dokter Prof Bambang yang hari ini meninggal karena juga terpapar COVID-19," papar dr Daeng.

IDI pun menyatakan dukacita kehilangan anggota-anggotanya dalam menghadapi pandemi COVID-19.

 Dalam Dua Hari, 4 Warga Tangerang Selatan Meninggal Akibat Virus Corona

"PB IDI berdukacita amat dalam atas wafatnya sejawa-sejawat anggota IDI sebagai korban pandemi COVID-19."

"Semoga apa-apa yang menjadi perjuangan para sejawat kita diterima oleh Allah SWT dengan limpahan pahala yang mulia."

"Untuk keluarga yang dtinggalkan semoga diberi kekuatan, keikhlasan atas musibah ini," ucap Daeng.

Belasungkawa Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya sejumlah tenaga medis yang menangani pasien Virus Corona.

Mereka yang meninggal, kata Presiden, telah mendedikasikan hidupnya menangani penyebaran Virus Corona.

"Saya ingin mengucapkan dukacita mendalam atas berpulangnya dokter, perawat, dan tenaga medis, yang telah berpulang kepada Allah SWT."

 4 Warga Tangerang Selatan Positif Virus Corona, 115 ODP, 56 PDP

"Mereka, beliau-beliau telah berdedikasi berjuang sekuat tenaga dalam rangka menangani Virus Corona ini," kata Presiden seusai meninjau RS Darurat di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Atas nama pemerintah dan rakyat, Presiden mengucapkan terima kasih atas perjuangan para tenaga medis tersebut dalam menangani penyebaran Covid-19.

"Atas nama pemerintah, negara, dan rakyat, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras beliau-beliau dalam mendedikasikan dalam penanganan covid-19," tuturnya. (Dennis Destryawan)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved