Breaking News:

Virus Corona

DOKTER Handoko Gunawan: Covid-19 Terbang di Udara, Jaga Jarak 1 Meter Sudah Kuno, Stay at Home!

USIANYA 80 tahun, tapi semangat dokter Handoko Gunawan membantu penanganan pasien Covid-19 tak pernah padam.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
dr. Handoko Gunawan, SpP 

dokter Handoko juga berpesan kepada pemerintah  untuk melakukan contact tracing atau ditrack mereka yang ada kemungkinan kontak dengan orang yang mengalami positif Covid-19.

Juga, tidak pelit dalam pemeriksaan swab atau pengambilan sampel lendir tenggorokan untuk menguji positif Covid-19 atau tidak.

Video Anggota Sekuriti di Tanjung Duren Pingsan Gara-gara Virus Corona Hoaks, Ini Penjelasan Polisi

"Perbanyak kontak tracing. Jangan pelit periksa swab. Perbanyak tes swab, tak ada gejala minta swab," kata dokter Handoko.

dokter Handoko pun berpesan kepada tenaga medis untuk berhati-hati.

Sebab, virus corona Covid-19 ini kemungkinan bisa menyebar di udara.

Jokowi Siapkan Dasar Hukum Baru Iuran BPJS Kesehatan, Biaya COVID-19 Dibebankan ke APBN dan APBD

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah memperingatkan kemungkinan penularan virus corona melalui udara alias airborne.

Para peneliti menemukan virus corona, SARS-CoV-2 yang keluar melalui droplet saat batuk atau bersin, tetap stabil dalam aerosol selama tiga jam.

Hal itu berdasarkan studi terbaru yang diterbitkan pada Rabu (18/3/2020) lalu di New England Journal of Medicine.

KELUARGA Pasien Virus Corona yang Meninggal Bakal Dapat Santunan Rp 15 Juta dari Pemerintah

"Tapi hati-hati sekali, virus ini sangat lihai menyebar di udara 8 jam, kecil sekali 120 nm," jelas dokter Handoko.

Karena itu penting bagi tenaga medis dilengkapi oleh Alat Pelindung Diri (APD).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved