Pencurian

KISAH Mafia Perbankan Tulung Selapan Berawal dari Kelompok Penipu Lewat Telepon Asal Sidrap Makasar

Aparat Subdit IV Jatanras Polda Metro Jaya berhasil membekuk 12 orang dari 3 kelompok pelaku spesialis pembobolan rekening bank atau mafia perbankan

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Konpers Polda Metro Jaya membekuk 12 orang dari 3 kelompok pelaku spesialis pembobolan rekening bank atau mafia perbankan, asal Tulung Selapan, awal Maret 2020, Jumat lalu. 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM - Aparat Subdit IV Jatanras Polda Metro Jaya berhasil membekuk 12 orang dari 3 kelompok pelaku spesialis pembobolan rekening bank atau mafia perbankan, awal Maret 2020.

Semua pelaku dibekuk dari kediaman dan asal mereka yakni di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Satu diantaranya bahkan harus ditembak petugas sampai mati katena melawan dengan senjata apinya.

Dalam sekitar 3 tahun terakhir diketahui kelompok mafia pembobol bank atau perbankan dengan berbagai modus diketahui adalah warga asal Kecamatan Tulung Selapan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

KKB Papua Kembali Berulah Keji Minta Makan ke Warga Sambil Todongkan Senjata, Bikin Resah Masyarakat

UPDATE Relaksasi Ternyata Bisa Bantu Penanganan Virus Corona, Begini Versi Ahli Terapis

UPDATE Benyamin-Pilar Pede PDIP Bakal Usung Dirinya pada Pilkada 2020 Kota Tangerang Selatan

Konpers Polda Metro Jaya membekuk 12 orang dari 3 kelompok pelaku spesialis pembobolan rekening bank atau mafia perbankan, asal Tulung Selapan, awal Maret 2020, Jumat lalu.
Konpers Polda Metro Jaya membekuk 12 orang dari 3 kelompok pelaku spesialis pembobolan rekening bank atau mafia perbankan, asal Tulung Selapan, awal Maret 2020, Jumat lalu. (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Kanit 3 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Abdul Rohim mengatakan berkembangnya kelompok mafia Perbankan di Tulung Selapan berawal dari kelompok penipu lewat sambungan telepon yang ada di Sidrap, Makasar, Sulawesi Selatan.

"Kalau ingat di sekitar tahun 2016, beberapa kelompok penipuan lewat telepon seluler asal Sidrap, Makasar ini, berhasil kami ungkap," kata Rohim kepada Warta Kota, Jumat lalu.

Dari kelompok inilah nantinya kata dia, berkembang kelompok mafia perbankan yang beraksi lebih rapi dan lihai di Tulung Selapan, Sumatera Selatan.

Ribut dengan Ojek Online, Dua Debt Collector Diamankan Polisi

"Awalnya ada anggota kelompok penipu asal Sidrap yang menikah dengan warga Tulung Selapan dan tinggal di sana. Di sana ia beraksi dengan mengajak warga sekitar," kata Rohim.

Ternyata beberapa pelaku warga Tulung Selapan yang diajari, justru makin kreatif dan mampu beraksi membobol rekening bank dengan berbagai modus.

Mulai dari dengan membuat virtual account hingga membobol kartu kredit nasabah bank.

UPDATE Ada 3 Cara Dianggap Ampuh Cegah Virus Corona, Mulai dari Ramuan Empon-empon hingga Suplemen

"Mereka memanfaatkan saat bank memaintenance dan menguprade sistem keamanan IT nya.

"Saat itulah mereka mampu membobol sistem perbankan yang disasar," kata Rohim.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menjelaskan cukup seringnya kelompok pembobol bank atau mafia Perbankan asal Tulung Selapan, menimbulkan stigma negatif Kecamatan Tulang Selapan yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

UPDATE Waspada Virus Corona, Terminal 2F Soekarno-Hatta pun Disemprot

"Stigma negatif ini akan menjadi justifikasi terhadap masyarakat Tulung Selapan khususnya dan Sumatera Selatah pada umumnya," kata Nana.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved