Sabtu, 25 April 2026

Banjir Jakarta

Dibully Netizen, Anies Baswedan: Bundaran HI Tidak Ketutup Banjir tapi Pembicaraannya Tinggi

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan lebih memilih fokus bekerja ketimbang menganggapi stigma tentangnya dalam memimpin ibu kota.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerja bakti di RW 07 Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020). 

Saat itu ada normalisasi Sungai Ciliwung dengan menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Masalah suka enggak suka, senang enggak senang dan ngetop enggak ngetop harus diberesin dan harus ada normalisasi,” tegasnya.

Sebelumnya, pimpinan DPRD menilai kesiapsiagaan Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi banjir masih rendah.

 UPDATE Korban Meninggal Akibat Banjir di Jabodetabek Bertambah Jadi 53 Orang, 1 Korban Hilang

Hal ini terlihat saat banjir melanda wilayah Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020) lalu.

“Di situ belum ada perahu karet yang siap mengevakuasi warga terdampak,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

 Hari Ini Pemenang Desain Ibu Kota Baru Diumumkan, Hadiah Juara Pertama Rp 2 Miliar

Hal itu dikatakan Prasetyo saat meninjau lokasi banjir di Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020).

Dalam kesempatan itu, politikus PDI Perjuangan tersebut juga khawatir bantuan kebutuhan pokok kepada korban banjir bisa terlambat diberikan.

Bahkan dalam tinjauannya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sempat mendapati bantuan kebutuhan pokok bagi pengungsi di Masjid Raya KH Hasyim Azhari, Jakarta Barat, terlambat diberikan.

 KRONOLOGI Polisi Tembak Mati Anggota Sindikat Narkoba yang Dikendalikan Napi

“Ini yang kami khawatirkan, makanya sekarang kami berikan bantuan sembako untuk meringankan beban pengungsi,” ujar Prasetyo.

Saat itu, Prasetyo memberikan bantuan berupa 25 karung beras dengan masing-masing seberat 25 kilogram, 39 dus mi instan, gula 30 kilogram, air mineral 20 karton, kecap, kopi, dan uang tunai.

“Bantuan yang diberikan sifatnya siap saji, karena kondisi seperti yang sekarang ini tidak memungkinkan mereka memasak, di mana lampu mati (listrik padam) dan air mineral juga susah,” jelasnya.

 BREAKING NEWS: Polisi Kembali Tangkap Artis Ibra Azhari untuk Keempat Kalinya karena Narkoba

Tidak hanya memberikan bantuan kepada korban banjir, kata dia, Pemprov DKI Jakarta berkewajiban melakukan upaya antisipasi bencana serupa.

Misalnya, normalisasi saluran, waduk, kali, dan sungai menjelang musim hujan.

“Saya minta kepada eksekutif (Pemprov DKI) untuk fokus pada dua masalah, yakni banjir dan kemacetan."

 Megawati Sukarnoputri: Panglima TNI Perempuan, Why Not?

"Hanya dua masalah itu yang paling krusial di ibu kota,” katanya.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved