Perang AS vs Iran

Pejabat Sebut Pangkalan Militer yang Diserang Iran Tak Dihuni Tentara AS

Rudal kiriman Iran yang menghantam daerah-daerah pangkalan al-Asad itu, juga diduga tidak dihuni oleh tentara AS.

Editor: Yaspen Martinus
AP
Pangkalan al-Asad untuk pasukan Amerika dan koalisi (digambarkan di atas pada bulan Desember) diserang oleh rudal yang 'jelas diluncurkan dari Iran', kata pejabat AS 

PEJABAT militer Amerika Serikat (AS) mengatakan, pihaknya mendapatkan peringatan dini berupa alarm, sebelum rudal balistik Iran menyerang pangkalan udara di Irak, R\bu (8/2/2020) pagi WIB.

Orang-orang yang berada dalam bahaya, kata pejabat militer itu kepada cnn.com, bisa mencapai bungker tepat waktu, sebelum rudal menghantam.

Rudal kiriman Iran yang menghantam daerah-daerah pangkalan al-Asad itu, juga diduga tidak dihuni oleh tentara AS.

Minta Habil Marati Dibebaskan, Kivlan Zen: Dia Bantu Saya Melawan Komunis yang Mulai Bangkit Lagi

Hal itu berdasarkan penilaian awal pejabat militer dan pejabat senior administrasi AS.

Para pejabat mengatakan, AS sedang menunggu siang hari untuk mendapatkan penilaian penuh dari hasil aksi balasan Iran itu.

Sementara, sebuah sumber keamanan di Irak mengatakan, ada korban dari warga Irak di pangkalan itu.

Reynhard Sinaga Pernah Ajukan Status Sebagai Pengungsi karena Gay, Tak Mau Pulang ke Indonesia

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkomentar di akun Twitter-nya, menanggapi serangan Iran di dua lokasi di Irak.

Iran pertama kali menyerang pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di al-Assad di Anbar, pada Rabu (8/2/2020) pagi waktu setempat.

Lantas, dikutip Wartakotalive dari sputniknews.com, sekitar lima roket menghantam Camp Taji, pangkalan koalisi AS yang terletak 27 kilometer utara Baghdad.

 KISAH Martunis Lolos dari Tsunami Aceh, Jadi Sahabat Cristiano Ronaldo, dan Segera Menikah

Sebuah sumber militer dari Teheran mengatakan, jet militer Iran mengudara dan terbang di daerah perbatasan saat operasi berlangsung.

"Semua baik-baik saja! Rudal diluncurkan dari Iran di dua pangkalan militer yang berlokasi di Irak."

"Asesmen korban & kerusakan sedang dilakukan. Sejauh ini bagus!"

"Sejauh ini, kita memiliki militer yang paling kuat dan lengkap di seluruh dunia! Saya akan membuat pernyataan besok pagi," tulis Donald Trump di akun Twitter @realDonaldTrump.

Rabu (8/2/2020) pagi WIB, Iran menyerang pangkalan udara Irak al-Assad di Provinsi Anbar.

 Perilaku Anggota DPRD Kota Depok Saat Rapat Paripurna, dari Bolos Sampai Mengobrol Lama di Toilet

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved