Breaking News:

Tenaga Kerja

Buruh Tewas Saat Tersedot Mesin Pengolahan Daging yang Sedang Diperbaiki dalam Masa Pemeliharaan

Kalangan buruh migran yang bekerja di Malaysia sering bertaruh nyawa untuk mencari sesuap nasi.

Daily Mail
Seorang buruh migran ditemukan tewas karena terjatuh ke dalam mesin pencincang daging dan pengolahan daging. 

Pria yang merupakan pekerja bagian pemeliharaan mesin itu diketahui telah berusia 47 tahun.

Dia sedang memperbaiki mesin cincang daging tersebut.

“Secara mendadak mesin itu menyedotnya di pinggangnya."

"Karena luka-lukanya, ia mati di tempat."

Lokasi kejadian di negara bagian Malaka, Malaysia. Seorang buruh migran ditemukan tewas karena terjatuh ke dalam mesin pencincang daging dan pengolahan daging.
Lokasi kejadian di negara bagian Malaka, Malaysia. Seorang buruh migran ditemukan tewas karena terjatuh ke dalam mesin pencincang daging dan pengolahan daging. (Daily Mail)

Zulkhairani mengatakan, pihak berwenang membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk akhirnya bisa mengeluarkan tubuh pria itu dari mesin tersebut.

Terkait dengan kasus ini para pejabat masih menyelidiki masalah tersebut.

Kelompok Ilmuwan Tercela dan Dua Rekannya Divonis Bersalah dan Dihukum karena Mengedit Gen Manusia

Malaysia menampung hampir dua juta pekerja asing terdaftar, yang berbondong-bondong ke negara Asia Tenggara itu untuk mencari prospek kerja yang lebih baik dan gaji yang lebih tinggi daripada di negara asal mereka.

Sedangkan Kantor Berita Bernama melaporkan bahwa setidaknya ada sekitar 360.000 pekerja Nepal di Malaysia, dengan sebagian besar dari mereka melakukan pekerjaan keamanan, konstruksi, dan rumah sakit.

Awalnya Barbie Kumalasari Ingin Berlibur ke Amrik Ternyata Liburannya ke Sentul Terungkap Alasannya

Sementara itu, diketahui, kematian buruh migran di Malaysia tidak semata-mata akibat kecelakaan kerja atau akibat pembunuhan, ada juga yang tewas karena bunuh diri.

Tahun lalu, the Kathmandu Post - mengutip data dari kedutaan Nepal di Malaysia - mengatakan, sekitar 322 pekerja Nepal telah meninggal di Malaysia di tahun 2018 karena bunuh diri, penyakit, kecelakaan kerja, dan faktor-faktor lain.

Halaman
1234
Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved