Minta Pegawainya Tak Berkopiah Saat Tugas, Ketua KPK: Bayangkan Kalau yang Ditangkap dari Agama Lain

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengingatkan para pegawainya agar tidak menggunakan atribut tertentu ketika bekerja.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua KPK Agus Rahardjo usai memberi keterangan pers terkait penyidikan perkara korupsi sektor infrastruktur di Gedung KPK, Jalan Rasuna Persada, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2018). 

Kegiatan ini juga dihadiri semua pimpinan KPK, yakni Laode M Syarif, Saut Situmorang, Alexander Marwata, dan Basaria Pandjaitan.

Selain lima pimpinan, ada pula KH Ahmad Muwafiq atau yang dikenal dengan nama Gus Muwafiq, yang memberikan tausiah.

Indonesia Bakal Jajakan Terapi Kerokan Hingga Mak Erot ke Wisatawan Asing

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana mengatur cara berpakaian para pegawainya.

Tak cuma untuk menunjukkan identitas sebagai penegak hukum, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, aturan tersebut bakal disusun sebagai bagian dari upaya deradikalisasi.

"Cara berpakaian itu kan penting. Supaya kita kelihatan independen, imparsial, tidak distigma."

 KPK Konfirmasi Tak Ciduk Bupati Lampung Tengah, Warga: Masa Iya Mau Dua Kali?

"Itu kan penting sebagai penegak hukum," ucap Agus Rahardjo seusai diskusi bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Gedung Penunjang KPK, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

Saat ini, pegawai KPK tidak memiliki seragam resmi saat berkantor.

Umumnya, pegawai KPK hanya diwajibkan untuk menggunakan pakaian rapi saat bertugas.

 Bobot Imam Nahrawi Naik 3 Kilogram Sejak Ditahan di Rutan KPK

Hanya petugas lapangan KPK yang biasanya menggunakan rompi seragam.

"Ya, nanti kita rumuskanlah," kata Agus Rahardjo.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved