Kasus Dana Hibah KONI

Bobot Imam Nahrawi Naik 3 Kilogram Sejak Ditahan di Rutan KPK

MANTAN Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendekam di Rutan KPK, Pomdam Jaya, Jakarta, Sejak 27 September 2019.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA
Mantan Menpora Imam Nahrawi diperiksa perdana oleh KPK sebagai tersangka suap dana hibah KONI dari Kemenpora, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (27/9/2019). 

MANTAN Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendekam di Rutan KPK, Pomdam Jaya, Jakarta, Sejak 27 September 2019.

Ia kini mencoba peruntungan lewat praperadilan, yang ia ajukan sejak Selasa (8/10/2019), dengan nomor perkara 130/Pid.Pra/2019/PN.JKT.SEL.

Sidang perdana praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku termohon itu, digelar mulai Senin (4/11/2019) hari ini.

Diingatkan KPK, Anies Baswedan Ingin e-Budgeting Bisa Lakukan Verifikasi Otomatis

Namun sayang, pada sidang perdananya, eks politikus PKB itu tidak hadir.

Kuasa hukumnya, Saleh, tak menjelaskan lebih lanjut. Namun, dia hanya memastikan kondisi Imam Nahrawi dalam keadaan baik.

Bahkan, dia bilang, berat badan Imam Nahrawi naik sejak mendekam di Rutan KPK selama satu bulan lebih.

Menag Usul Larang Cadar dan Celana Cingkrang, PKS: Beliau Orang Tua, Enggak Paham Gaya Anak Sekarang

"Alhamdulillah kalau Pak Imam naik 3 kilogram," ungkapnya.

Dia menyatakan, terakhir berkomunikasi dengan Imam Nahrawi pada Kamis (31/10/2019) lalu.

Saleh mengaku akan kembali berkomunikasi dengan Imam Nahrawi selepas sidang praperadilan ini.

Selain Iwan Bule, Ini Jenderal Polisi yang Pimpin Institusi di Indonesia

"Saya mau komunikasi setelah ini dengan dia, kan ini baru selesai sidang," ucapnya.

Sebelumnya, Imam Nahrawi mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Imam Nahrawi adalah tersangka kasus dugaan suap pengurusan dana hibah dari pemerintah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Imam Nahrawi mendaftarkan praperadilan pada 8 Oktober 2019 dengan nomor perkara 130/Pid.Pra/2019/PN JKT.SEL.

 Penikam Wiranto Ternyata Juga Perintahkan Putrinya Serang Polisi, tapi Si Anak Tak Berani

Dalam salinan yang diterima Tribunnews.com, Imam Nahrawi mengajukan praperadilan lantaran mempersoalkan tentang sah atau tidaknya penetapan tersangka.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved