Calon Gubernur DKI Jakarta
Gerindra Kukuh Sodorkan 4 Orang Calon Wakil Gubernur DKI Dikaji PKS
"Ini kan barang (dua nama) ini sudah ada di DPRD, makanya harus dievaluasi apakah orangnya atau apanya."
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
"Tapi bagi PKS dua nama itu kan sudah selesai, dan kami belum ada rencana untuk mengevaluasinya,” ujarnya lagi.
Arifin menekankan bahwa dua kandidat ini telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Gerindra. Bahkan pimpinan Gerindra, termasuk Mohamad Taufik telah meneken hasilnya.
• Pola Makan Sehat Ala Mediterania Meningkatkan Kesehatan Usus dan Mencegah Radang Usus
• Penderita Osteoartritis Jalani Pola Makan Sehat dapat Mencegah Nyeri Sendi Muncul kembali
“Ingat itu fit and proper test adalah usulan dari Gerindra, dan sudah dapat rekomendasi untuk dilanjutkan,” katanya.
Menurut Arifin, PKS dan Gerindra sebetulnya telah sepakat bahwa sosok Cawagub berasal dari PKS dan bakal dipilih sebelum pergantian tahun 2019.
Dia menilai, kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama ini kurang optimal karena ketiadaan sosok Wagub sejak 16 bulan terakhir.
Hal itu bisa dilihat dari polemik penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.
Saat rapat Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) beberapa waktu lalu, banyak ditemukan anggaran tidak wajar.
Kejadian ini sebetulnya bisa diantisipasi bila kinerja gubernur juga dibantu oleh wakilnya dalam menyisir perencanaan anggaran daerah.
“Puncaknya terlihat pada penyusunan anggaran 2020 saat ini yang akhirnya ramai di media,” ujarnya.
• Kenali Penyakit Jantung, Tandai Gejala-gejalanya Untuk Menyelamatkan Hidup Anda
• Ayo Makan Tahu, Cegah Serangan Jantung dan Singkirkan Kanker
Dia meyakini, dua sosok yang diajukan PKS bisa membantu kinerja gubernur terutama dalam penganggaran setiap tahun.
Selain karena latar belakang pendidikannya di bidang keuangan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), mereka juga memiliki pengalaman di bidang pemerintahan atau bisnis.
Selama lima tahun Ahmad Syaikhu menjadi Wakil Wali Kota Bekasi (2013-2018), sedangkan Agung Yulianto merupakan sosok pengusaha sukses.
“Jadi sudah saatnya Pak Anies memiliki pendamping yang mengerti tentang postur anggaran, agar tidak terjadi lagi kesalahan dalam penyusunan, apalagi kejadian ini tidak ada di tahun sebelumnya,” ucap Arifin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20181105pembahasan-kursi-wagub-dki-jakarta_20181105_204039.jpg)