Pasar Modal

Apakah Aksi Window Dressing Sudah Ada? Ini Kata Analis Pasar Modal

Analis menilai kondisi ini bisa saja ditopang dengan aksi window dressing di kuartal III dan memasuki akhir tahun.

thinkstockphotos
Ilustrasi. 

Nah, setiap tahunnya di antara 10 saham kapitalisasi pasar yang berstatus blue chips ini pasti ada yang turun cukup dalam.

Soal Perlindungan Konsumen Pinjaman Fintech Dipertanyakan YLKI

Teguh mencontohkan misalnya saja saham rokok GGRM dan HMSP atau saham perbankan yakni BBNI dan BMRI.

Apabila saham-saham itu turun pada Desember, fund manager biasanya akan beli dengan harapan bakal rebound.

Jadi menurut Teguh aksi ini tidak ada hubungannya dengan laporan keuangan emiten.

Saran Teguh bagi investor ritel adalah masuk sebelum Desember, minimal mulai beli saham-saham big caps yang koreksi ini di November.

Sebab kalau sudah masuk di bulan ke 12 Teguh menilai sudah terlambat karena fund manager sudah pada borong saham-saham itu.

Alhasil harganya jadi sangat mahal.

Begini Kata Warren Buffett: Market Dirancang untuk Transfer Uang dari yang Tidak Sabar ke Sabar

Teguh menyarankan investor mencermati saham-saham bluechips seperti perbankan yang laporan keuangannya bagus-bagus.

Menurutnya yang paling menarik adalah BMRI yang kebetulan sahamnya belum naik jadi masih menarik.

Selain itu, saham GGRM dan HMSP juga telah mengeluarkan hasil laporan keuangan yang cemerlang.

Di tengah koreksi sahamnya saat ini, investor juga disarankan untuk memanfaatkan momentumnya dengan mulai beli sahamnya.

Kado Terburuk dari Pemerintahan Baru: Iuran BPJS Kesehatan Naik Dua Kali Lipat

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Memasuki akhir tahun, apakah sudah ada aksi window dressing? Begini penjelasan analis

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved