Breaking News:

DPR Pastikan Calon Pimpinan KPK Ini Bisa Dilantik Meski Usianya Tak Sesuai Syarat UU Baru

WAKIL Ketua DPR Azis Syamsuddin membenarkan terdapat surat presiden (Surpres) mengenai calon pimpinan KPK Nurul Ghufron pada 22 Oktober lalu.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Calon pimpinan KPK Nurul Ghufron saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019). 

WAKIL Ketua DPR Azis Syamsuddin membenarkan terdapat surat presiden (Surpres) mengenai calon pimpinan KPK Nurul Ghufron pada 22 Oktober lalu.

Dalam surat tersebut, Presiden meminta pertimbangan DPR mengenai usia Ghufron yang sudah 45 tahun, apakah masuk syarat minimal batas usia yang tercantum dalam Undang-undang KPK atau tidak.

Dalam UU KPK yang baru, batas usia calon pimpinan KPK adalah 50 tahun.

Dulu Juga Diragukan, Agus Rahardjo Bilang Pimpinan KPK Baru Tak Perlu Dikhawatirkan

"Surat dari Presiden yaitu pemberitahuan bahwa terhadap komisioner KPK meminta pertimbangan terhadap Saudara Ghufron," ujar Azis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Surat tersebut menurut Azis telah dibalas DPR.

Ghufron, menurut Azis, masuk syarat calon Ketua KPK terpilih, karena saat seleksi dilakukan masih menggunakan Undang-undang KPK lama.

Pemimpinnya Tewas, Waspadai Aksi Balas Dendam ISIS!

Dalam UU yang lama, batas usia Capim KPK 40 tahun.

"Sudah dibahas bahwa dalam asas hukum ada asas retroaktif."

"Maka pada saat pemilihan Saudara Ghufron sebagai Capim KPK itu tanggal 17 September masih menggunakan UU yang lama, yaitu UU KPK 30/2002."

Pariwisata Maluku Harus Dijual ke Internasional, Infrastruktur Memadai Jadi Syarat

"Dan proses itu sudah dilakukan di tingkat pertama dan kedua," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved