Kesehatan

Hati-Hati Matahari Menyengat Jadi Penyebab Heatstroke, Ini Antisipasinya

"Hindari aktivitas berat pada waktu-waktu terpanas (antara pukul 10.00 hingga pukul 16.00)," kata Erizon Safari.

Medical News Today
Ilustrasi terpapar sengatan Matahari 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menilai suhu terik Matahari akan terjadi beberapa minggu kedepan.

Stasiun meteorologi  di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara mencatat suhu udara maksimum terukur berkisar antara 35 derajat celcius hingga  36,5 derajat celcius akhir-akhir ini.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari mengatakan, kondisi Matahari menyengat dan panas itu menyebabkan banyak orang mengalami dehidrasi.

Selain dehidrasi, kata Erizon Safari, kondisi suhu terik akibat meningkatnya suhu udara juga dapat mengakibatkan heatstroke.

Heatstroke adalah kondisi yang disebabkan oleh badan terlalu panas.

Biasanya terjadi karena paparan lama sinar Matahari atau aktivitas fisik yang dilakukan dalam lingkungan bertemperatur tinggi.

Cara Program Ulang Selera Makan Anak Anda Agar Suka Sayuran dan Makanan Sehat

Ini Manfaat dan Risiko Berlari Setiap Hari, Atur Jadwal Berlari dan Selingi dengan Olahraga Lain!

Tidur Nyenyak Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh dan Meningkatkan Kesehatan Jantung

Untuk menghindari itu, Erizon Safari  menganjurkan agar masyarakat tidak berada terlalu lama di luar ruangan untuk mencegah terjadinya heatstroke.

"Hindari aktivitas berat pada waktu-waktu terpanas (antara pukul 10.00 hingga pukul 16.00)," kata Erizon Safari, Jumat (25/10/2019).

Selain itu, dia juga menganjurkan mengenakan baju ringan, terutama bahan yang dapat meloloskan udara atau longgar.

Anda juga bisa menggunakan payung saat berada di luar ruangan untuk menghindari sengatan Matahari.

Terlalu Banyak PR Bikin Kesehatan Tubuh dan Kejiwaan Anak-anak Buruk, Orang Tua Juga Ikut Stres

5 Teh Ini Berkhasiat Meningkatkan Kesehatan Pencernaan Anda, Yuk Minum Teh Demi Kesehatan Tubuh!

Sedangkan untuk menghindari terjadinya dehidrasi, dia menganjurkan untuk minum air putih secukupnya sehingga cairan tubuh tetap terjaga.

"Minum air putih salah satu anjuran yang sangat baik, untuk menjamin tubuh tidak kekurangan cairan, akibat penguapan atau keringat yang dikeluarkan mungkin lebih banyak," ucap Erizon Safari.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved