Kabinet Jokowi

Pengemudi Gojek Tolak Nadiem Makarim Jadi Menteri: Nanti Dia Menomorduakan Buruh

Para pengemudi Gojek tolak Nadiem Makarim jadi menteri di kabinet kerja Jilid II.

Pengemudi Gojek Tolak Nadiem Makarim Jadi Menteri: Nanti Dia Menomorduakan Buruh
Tribunnews
Bos Go-Jek Nadiem Makarim Pantas Disebut Calon Menteri Muda Jokowi, Berikut Profil & Kontribusinya 

Igun khawatir, saat Nadiem jadi menteri, akan banyak membuat peraturan yang cenderung menguntungkan perusahaan dan menomorduakan para pekerja atau buruh.

Hal tersebut mungkin saja terjadi karena Igun menilai bahwa Nadiem sudah menerapkan hal tersebut selama menangani Gojek.

"Kami minta Presiden Jokowi mengkaji ulang lagi aspek sosial dan psikologi dari Gojek online. Karena masih banyak mitra driver yang melakukan perlawanan karena tidak sejahtera," ujar dia.

Nadiem Makarim dipanggil Jokowi ke Istana Merdeka, kemarin. Nadiem ditawari untuk menjadi salah satu menteri di kabinet Jokowi.

Nadiem menerima tawaran itu. Nadiem kemarin menyatakan, ia mundur dari jabatanya sebagai CEO di Gojek.

"Saya merasa ini kehormatan saya diminta bergabung ke kabinet dan saya menerima," kata Nadiem.

Nadiem mengaku sudah diberitahu akan menjadi menteri apa.

Namun ia enggan membocorkan hal itu kepada wartawan. 

Pengganti Nadiem Makarim

Nadiem Makarim memastikan dirinya sudah melepas jabatan di perusahaan ride-hailing GoJek, setelah mengonfirmasi tawaran Presiden Joko Widodo menjadi menteri di Kabinet Kerja Jilid 2.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved