Kabinet Jokowi
Mahfud MD Bilang Dilantik Hari Rabu, Belum Tahu Bakal Jadi Menteri Apa
KURANG lebih satu jam, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (21/10/2019).
Penulis: |
KURANG lebih satu jam, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (21/10/2019).
Tiba di Istana Merdeka pukul 09.32 WIB, pukul 10.42 WIB, Mahfud MD sudah keluar dari Istana Negara membawa kabar baik.
"Intinya saya tadi dipanggil oleh Bapak Presiden. Saya diminta beliau untuk menjadi salah seorang menteri."
• Polisi Ungkap Sempat Ada Orang Bagikan Uang Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, Ini yang Terjadi
"Yang kalau tidak berubah akan dilantik besok Rabu. Pagi-pagi sudah berkumpul disini," ucap Mahfud MD di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.
Atas tawaran Presiden sebagai menteri, Mahfud MD mengaku bersedia dan dia secara tegas menyatakan siap membantu negara.
"Saya nyatakan bersedia. Saya siap membantu negara," kata Mahfud MD.
• Tiga Lapis Pengamanan Jaga Ketat Tamu Negara Pelantikan Jokowi-Maruf Amin
Dikonfirmasi lebih lanjut, posisi menteri apa yang ditawarkan Presiden Jokowi kepadanya? Mahfud MD menuturkan ketika di dalam, Jokowi tidak menyebut detail soal posisi menteri.
"Tidak disebutkan (menteri apa). Kalau dari cerita dengan bapak di dalam katanya bisa bidang hukum, politik, bisa agama juga."
"Seperti yang selama ini diisukan. Kan saya banyak disebut katanya sebagai Menkumham, Jaksa Agung, Menteri Agama. Pokoknya sekitar bidang itu," tambahnya.
• Sudah Punya 39 Istri, 94 Anak, dan 33 Cucu, Pria Ini Masih Ingin Menikah Lagi
Sebelumnya, Mahfud MD menyambangi Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Pantauan Tribunnews.com, Mahfud MD hadir di halaman Istana Negara pukul 09.32 WIB.
Melihat awak media, Mahfud MD berlari.
• Lima Tahun Kerja Bersama, Jusuf Kalla: Jokowi Tidak Bisa Dibohongi
"Saya dipanggil Presiden," teriak Mahfud yang juga mantan Ketua MK itu dengan lantang dan senyum terus mengembang.
Mahfud MD yang menggunakan kemeja putih ini jalan tergesa-gesa.
Dia bahkan sempat melambaikan tangan dan sedikit berjoget meliak-liukkan badannya.
• Polisi Ungkap Demonstrasi Rusuh 24 September 2019 Dirancang di Rumah Mantan Danjen Kopassus Soenarko
Ditanya kapan dirinya dihubungi Presiden, Mahfud MD menjawab dia dihubungi dini hari tadi pukul 00.20 WIB.
"Saya dihubungi pukul 00.20 WIB, sabar ya, saya masuk dulu," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi berjanji Senin (21/10/2019) pagi ini bakal memperkenalkan para menteri baru di pemerintahannya bersama Maruf Amin.
• Studi yang Didanai Bill Gates dan Istri Ungkap Rata-rata Hampir 15 Ribu Balita Meninggal Setiap Hari
Ditemui seusai pelantikan, Minggu (21/10/2019) petang, Jokowi mengaku sudah selesai menyusun kabinet pemerintahan untuk lima tahun ke depan.
Menjelang pengumuman nama-nama menteri, sejumlah staf Istana Kepresidenan Jakarta terlihat hilir mudik melakukan persiapan.
• Lima Tahun Kerja Bersama, Jusuf Kalla: Jokowi Tidak Bisa Dibohongi
Di antaranya, ada beberapa yang sibuk membawa kemeja putih yang masih terbungkus plastik.
Kemungkinan, kemeja tersebut bakal digunakan untuk para menteri baru.
Kemeja putih yang dibawa berlengan panjang, seperti kemeja yang biasa dipakai sehari-hari oleh Jokowi.
• Polisi Ungkap Demonstrasi Rusuh 24 September 2019 Dirancang di Rumah Mantan Danjen Kopassus Soenarko
Seperti tahun sebelumnya, ketika Jokowi mengumumkan nama-nama menteri di 2014 lalu, para menteri juga mengenakan kemeja putih polos.
Sebelumnya, Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan, ada perubahan nomenklatur kementerian pada periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi.
Menurut Ali Mochtar Ngabalin, Jokowi telah menerima sejumlah masukan dari beberapa pihak.
Sehingga, bakal ada sejumlah nomenklatur kementerian yang diubah.
• Anies Baswedan Sarankan Warga Jakarta Beraktivitas Seperti Biasa Saat Pelantikan Jokowi-Maruf Amin
"Ada beberapa nomenklatur yang diubah oleh Bapak Presiden."
"Karena dalam beberapa statement-statementnya presiden itu setelah ada pertemuan, kemudian saran dan masukan," ujarnya di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
Ali Mochtar Ngabalin juga menambahkan, pada periode kedua, pos jabatan wakil menteri juga bakal bertambah.
• Polisi Ungkap Sempat Ada Orang Bagikan Uang Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, Ini yang Terjadi
Dirinya menyebut ada beberapa kementerian yang membutuhkan wakil menteri untuk melakukan pekerjaan teknis.
"Iya, karena ada beberapa kementerian dan lembaga dalam kerja teknis harus dilakukan oleh wakil menteri."
"Karena itu tadi saya bilang ini, periode kedua ini akan lebih komplet."
• Tiga Lapis Pengamanan Jaga Ketat Tamu Negara Pelantikan Jokowi-Maruf Amin
"Presiden sangat konsen terhadap masukan," tutur Ali Mochtar Ngabalin.
Ali Mochtar Ngabalin membeberkan, posisi wakil menteri bisa saja diisi dari kalangan partai politik yang sudah mendukung Jokowi.
Meski begitu, Ali Mochtar Ngabalin menyebut, Jokowi lebih mengedepankan sosok yang kompeten untuk mengisi pos wakil menteri.
• Sudah Punya 39 Istri, 94 Anak, dan 33 Cucu, Pria Ini Masih Ingin Menikah Lagi
"Cuma emang Presiden mengharapkan tingkat kompetensi yang menduduki pos-pos itu adalah mereka yang mempunyai kemampuan."
"Dan yang terpenting itu mempunyai keberanian untuk menyampaikan ke publik apa yang sudah dikerjakan," bebernya.
16 Menteri dari Partai Politik
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada sekitar 16 orang dari partai politik akan menduduki posisi menteri di Kabinet Kerja jilid ll.
"Ya kurang lebih (16 orang dari parpol), saya belum hitung tapi kurang lebih," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
Sebelumnya, Jokowi kerap menyebut komposisi menteri dari orang partai sekitar 45 persen dan kalangan profesional sebanyak 55 persen.
• Putri Penikam Wiranto Diikutkan Program Deradikalisasi, Sempat Disuruh Ayahnya Serang Polisi
Menurutnya, susunan menteri saat ini sudah selesai dan akan diumumkan pada Senin (21/10/2019) pagi.
Namun, Jokowi enggan menyebut menteri yang berasal dari partai politik, apakah ada dari partai di luar koalisi saat ini atau jug ada dari Gerindra, Demokrat, dan PAN.
"Besok dilihat dan menteri lama banyak tapi yang baru lebih banyak," ucap Jokowi.
• Ditutup karena Ada Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, Monas Jadi Tempat Sterilisasi Tamu Istana
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun masih enggan membocorkan nomenklatur kementerian ke depan maupun lembaga baru.
"Besok lah dilihat," imbuh Jokowi.
Jokowi mengaku susunan menteri Kabinet Kerja jilid ll telah selesai.
• Maruf Amin Tetap Jabat Ketua Umum MUI Meski Jadi Wakil Presiden
Oleh sebab itu, dirinya akan mengumumkan jajaran pembantunya di lingkup eksekutif pada hari ini.
"Sudah rampung, selesai. Besok pagi saya kenalkan," ucap Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2019.
Saat pengenalan menteri baru, kata Jokowi, dirinya akan didampingi oleh Maruf Amin sebagai Wakil Presiden menggantikan Jusuf Kalla.
• Pernah Jadi Menteri untuk Empat Presiden, Wiranto: Jokowi Benar-benar Dengarkan Suara Rakyat
"Besok pagi saya pagi saya kenalkan karena sore Pak Kiai Maruf harus ke Jepang menghadiri penobatan kaisar baru," tutur Jokowi.
Sedangkan untuk pelantikan 34 menteri, Jokowi menyebut dapat dilakukan pada hari berikutnya.
"Dikenalkan dulu, kemudian dilantik," ucap Jokowi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180810-mahfud-md_20180810_132520.jpg)