PROFIL 10 Pimpinan MPR 2019-2024: Ada Penyintas Kanker Payudara
SEPULUH pimpinan MPR periode 2019-2024 dilantik dalam sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Ia kemudian menggantikan posisi Hatta Rajasa sebagai orang nomor satu di PAN pada tahun 2015.
• Pembuat dan Pengelola Grup WA Pelajar Tak Ikut Unjuk Rasa Ricuh di DPR, Polisi Bantah Terlibat
Zulhas, sapaan akrabnya, sempat berkarier sebagai eksekutif.
Pada tahun 2009-2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Zulhas sebagai Menteri Kehutanan.
9. Arsul Sani
Arsul Sani adalah putra dari mantan ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pekalongan selama dua periode, Abdullah Fadjari.
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mengawali kareir sebagai staf Gani Djemat and Patners.
Ia juga sempat menjadi pengacara publik di LBH Jakarta dan membela aktivis-aktivis Islam yang terlibat dalam tragedi Tanjung Priok pada tahun 1980-an.
• Setya Novanto: Terpidana Kasus Korupsi Tidak Dapat Remisi Melanggar HAM
Pada 2009, Asrul dilamar PKS untuk maju sebagai caleg dalam Pemilu 2009.
Keputusan ini ditentang oleh keluarganya dan pengacara senior Adnan Buyung Nasution. Saat itu, Arsul gagal lolos ke parlemen.
Peruntungannya berubah pada tahun 2014, saat ia maju sebagai caleg PPP.
10. Fadel Muhammad
Fadel Muhammad merupakan pimpinan MPR periode 2019-2024 dari perwakilan DPD.
Ia telah malang melintang di dunia politik Indonesia. Ia merupakan salah satu politikus senior Partai Golkar.
Sebelum terjun ke dunia politik, pria kelahiran Ternate, 20 Mei 1952 ini lebih dulu menggeluti dunia usaha.
• Surya Paloh Bilang Presiden Bisa Dimakzulkan Jika Keluarkan Perppu KPK
Tercatat, ia pernah menjabat sebagai presiden komisaris dari beberapa perusahaan berskala internasional, seperti PT Arco Chemical Indonesia, PT Dowell Anadrill schlumberger Indonesia, PT Gema Baker Nusantara, PT Gema Sembrown, dan PT Nesic Bukaka.
Ia terpilih menjadi Gubernur Gorontalo selama dua periode, yakni pada 2001-2006 dan 2006-2009.
Ia ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Indonesia Bersatu II.
Dia menjadi menteri hanya dua tahun, dari 2009 hingga 2011, lalu digantikan oleh Cicip Sutardjo, yang juga dari Partai Golkar. (CC)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/10-pimpinan-mpr-2019-2024.jpg)