Sabtu, 13 Juni 2026

Unjuk Rasa Mahasiswa

Pengamat: Ada Settingan Instabilitas Politik Agar Jokowi Gagal Dilantik

Pangi Syarwi Chaniago menilai, ada pihak-pihak yang berupaya mendelegitimasi kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tayang:
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gerbang tol Pejompongan dibakar massa saat bentrokan di sekitar Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). 

Menurut Wiranto, tindakan mengacaukan pelantikan Presiden merupakan pencorengan terhadap demokrasi di Indonesia.

Karena, menurutnya pemilihan presiden yang panjang sudah berakhir tatkala Mahkamah Konstitusi memutuskan pasangan Jokowi-Maruf Amin sebagai pemenang Pemilu 2019 setelah melalui sengketa.

“Kita kan sudah bersusah payah, sudah berusaha agar proses pemilu lancar dari awal."

PRIA Berjenggot Pemain Video Vina Garut Diciduk Polisi, Sempat Kabur ke Luar Jawa

"Dan Mahkamah Konstitusi sebagai pengadilan tertinggi sudah memutuskan hasilnya.”

“Kemudian kewajiban kita melantik presiden dan DPR terpilih yang merupakan tugas kita semua sebagai muruah demokrasi Indonesia."

"Kalau itu dijalankan, demokrasi Indonesia akan mendapat penghargaan tinggi,” paparnya.

TAHU dari Twitter, Pria Berjenggot Ikut Main Video Vina Garut Setelah Bayar Rp 600 Ribu

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah memanggil jajaranya untuk membahas situasi terkini di berbagai daerah, khususnya Jakarta.

Presiden pun telah mendapatkan laporan rencana aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gedung DPR pada Selasa (24/9/2019).

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, Presiden telah mengintruksikan kepada aparat kepolisian dan TNI untuk mengantisipasi tindakan yang tidak diinginkan saat unjuk rasa.

DINILAI Terapkan Standar Ganda, Jokowi Lewatkan Dua Peluang Emas untuk Selamatkan KPK

"Kebetulan ada Kapolda dan Pangdam Jaya semuanya diperintahkan untuk melakukan langkah-langkah yang proporsional," ucapnya.

Rapat tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Lalu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan, Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono.

INI 11 Materi Baru dalam RUU Pemasyarakatan yang Batal Disahkan DPR Hari Ini

Menurut Moeldoko, menjaga situasi keamanan di setiap daerah perlu dilakukan dengan baik.

Apalagi pada 20 Oktober 2019 berlangsung pelantikan Jokowi-Maruf Amin sebagai Presiden-Wakil Presiden terpilih.

"Ya relatively bahwa situasi menang ada prioritas-prioritasnya, setidaknya sampai pelantikan berjalan dengan baik," cetusnya.

JOKOWI Minta DPR Tunda Sahkan RKUHP, Komisi III Salahkan Menkumham Yasonna Laoly

Mantan Panglima TNI it, menyebut pemerintah dan aparat keamanan melihat ada oknum yang berupaya membuat situasi keamanan tetap memanas dan berniat menghambat pelantikan.

"Ada yang mengharapkan seperti itu (menghambat pelantikan)," ucap Moeldoko. (Dennis Destryawan/Rizal Bomantama/Seno Tri Sulistiyono)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved