Kamis, 30 April 2026

Miris, 20 Anak, 5 Diantaranya Balita Dijadikan Pengemis, Malam Hari Disuruh Minta-minta di Jalan

"Kondisi di luar sana, apalagi malam hari itu kan tidak baik bagi anak-anak. Mereka itu bisa dapat Rp 40.000 - Rp 50.000 dijadikan pengemis,"

Tayang:
KOMPAS.COM/DEWANTORO
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi Kapolsek Medan Helvetia Kompol Sah Udur mewawancarai salah satu orang yang diamankan terkait kasus dugaan eksploitasi anak menjadi pengemis di mapolsek Medan Helvetia, Kamis (18/9/2019). Sebanyak 20 anak dan 5 orang dewasa diamankan Polsek Medan Helvetia. 

Kepolisian Sektor Medan Helvetia menangkap lima wanita terkait terkait kasus eksploitasi anak.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan 20 anak yang disuruh menjadi pengemis.

Anak-anak tersebut dijadikan pengemis di Simpang Jalan Sei Sikambing, Jalan Kapten Muslim dan Jalan Gatot Subroto, Medan.

BREAKING NEWS: Pabrik Plastik Terbakar di Jakarta Barat, 10 Unit Damkar Dikerahkan

VIDEO: Pemalsu Sertifikat dan Dokumen Untuk Mafia Properti, Dibekuk Polda Metro

Pungli dan Premanisme Muncul di Tangerang Selatan, Kapolda Turun Tangan

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, pengungkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat bahwa di beberapa titik di Medan terdapat pengemis yang menggunakan anak kecil.

Polisi kemudian mengecek ke lapangan dan menemukan mereka di wilayah Medan Helvetia.

"Kita dapat, datanya ada yakni 20 anak dan 5 ibu-ibu," kata Dadang kepada wartawan di Mapolsek Medan Helvetia, Kamis (19/9/2019).

The Minions Sukses Membalas Kekalahan di Kejuaraan Dunia 2019, Singkirkan Pasangan Korea Selatan

Kasus ini menjadi perhatian karena menggunakan anak-anak balita, mulai dari yang berusia 1,5 tahun dan 2 tahun sebanyak lima orang.

Selebihnya berusia belasan tahun atau masih duduk di bangku SD dan SMP.

Anak-anak tersebut mengemis di jalanan dari pukul 20.00 - 22.30 WIB.

Besok Oceanic Folk Festival Jakarta Digelar di Pulau Tidung, Ada Andi/rif dan Ino Ensemble

Anak-anak digunakan untuk membuat orang merasa iba kemudian memberikan uang.

"Kondisi di luar sana, apalagi malam hari itu kan tidak baik bagi anak-anak. Mereka itu bisa dapat Rp 40.000 - Rp 50.000 dari jam 20.00 sampai 22.30," kata Dadang.

Hal yang dilakukan termasuk dalam eksploitasi anak.

Kali Maja Mengering, Krisis Air Warga Maja Kalideres Memburuk

"Kita sudah lakukan identifikasi, kita datangi rumahnya. kita perintahkan Polsek Percut. Jadi mereka ini satu lingkungan," katanya.

Dengan mendatangi rumah anak-anak tersebut, pihaknya mendata apakah mereka sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah, misalnya program-program penunjang perekonomian.

Namun, lanjut Dadang, apabila ternyata mereka tidak mengindahkan program tersebut, tentu ada upaya lain yang lebih tegas untuk menyelamatkan anak-anak tersebut untuk ditanggung oleh negara. Untuk hal tersebut pihaknya membahas terkait legalitasnya.

Besok Oceanic Folk Festival Jakarta Digelar di Pulau Tidung, Ada Andi/rif dan Ino Ensemble

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved