Tangerang Selatan
Pungli dan Premanisme Muncul di Tangerang Selatan, Kapolda Turun Tangan
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyatakan tidak ada toleransi terhadap aksi premanisme yang dilakukan oknum masyarakat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyatakan tidak ada toleransi terhadap aksi premanisme yang dilakukan oknum masyarakat.
Terlebih dengan melakukan pungutan liar atau pungli kepada warga.
"Enggak ada itu, kalau ada saya langsung turun tangan," ujar Gatot saat ditemui di Mapolres Tangerang Selatan dalam acara MoU call center 112, Kamis (19/9/2019).
Gatot menjelaskan, dirinya sudah perintahkan kepada Kapolres Tangsel agar beri peringatan atau diingatkan bila terjadi seperti itu.
Dan beri tindakan tegas ke mereka kalau tidak mau diingatkan.
• FILM THE SANTRI, Yusuf Mansur Langsung Tanggapi Komentar UAS Sebut ada 4 Hal yang Perlu Dicermati
• AKHIRNYA Artis Dangdut Xena Zenita Divonis 3 Bulan, Didakwa Berzina dengan Pria Beristri
• AKHIRNYA Elza Syarief Pamerkan Kesuksesannya: Gue Gini-gini Otak Cemerlang Loh
"Saya sudah perintahkan kepada Kapolres supaya kasih peringatan tegas. Ingatkan dan jika tak mau diingatkan maka kita beri tindakan," ucapnya.
Ia mengungkapkan memang langkah pertama harus dilakukan secara persuasif.
Preventif dan mengedepankan rasa humanis.
"Tetapi jika itu sudah marak dan meresahkan masyarakat, langsung tindak. Itu tindakan tegas namanya," kata Jendral berbintang dua tersebut.
Gatot juga mengatakan, jika masih muncul praktik pungli serta premanisme perlu diingatkan kepada pelaku agar tidak melakukannya.
• Imam Nahrawi Jadi Tersangka PKB Tidak Beri Bantuan Hukum, Lukman Edy: Semoga Tabah ya Mas
Dan petugas meminta kepada mereka agar lebih baik pulang ke rumah, jika tidak akan diamankan.
"Tetapi jika di situ sudah jelas ada namanya premanisme dan meresahkan masyarakat yang membuat masyarakat takut, itu harus ditangkap," ungkap Gatot. (dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/airin-pungli.jpg)