Berita Video

VIDEO: Pemalsu Sertifikat dan Dokumen Untuk Mafia Properti, Dibekuk Polda Metro

Pelaku pemalsuan surat dan dokumen pemerintahan yang dibekuk adalah HMY. Ia diamankan dari sebuah ruko di kawasan Jakarta Pusat

VIDEO: Pemalsu Sertifikat dan Dokumen Untuk Mafia Properti, Dibekuk Polda Metro
Warta Kota
konpers ungkap pemalsu sertifikat tanah di Mapolda Metro Jaya 

Petugas Subdit Harta Benda Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk seorang pemalsu surat sertifikat tanah, untuk membantu aksi kelompok mafia properti melakukan penipuan dan penggelapan.

Pelaku pemalsuan surat dan dokumen pemerintahan yang dibekuk adalah HMY. Ia diamankan dari sebuah ruko di kawasan Jakarta Pusat, 28 Agustus 2019 dini hari lalu, yang digrebek petugas.

Di ruko itulah, HMY bersama rekannya DD beraksi memalsukan surat tanah dan dokumen lainnya sesuai permintaan pemesan terutama kelompok mafia properti.

Sementara DD yang merupakan rekan HMY kini buron dan dalam pengejaran petugas.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan dibekuknya HMY setelah pihaknya melakukan pendalaman atas kelompok mafia properti pimpinan AR dan DA, yang dibekuk pihaknya beberapa waktu lalu sebelumnya.

"Dari hasil pengembangan dan penyidikan tim, lalu mengarah ke beberapa pelaku dan satu orang atas nama HMY, kita amankan dari sebuah ruko di Jakarta Pusat, pada 28 Agustus dinihari. Ruko itu dijadikan tempat percetakan dan pemalsuan sertifikat dan dokumen negara lainnya oleh para pelaku," kata Suyudi dalam konpers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/9/2019).

Menurut Suyudi, pihaknya masih memburu satu orang lagi atas nama DD yang merupakan rekan HMY. "DD ini sudah masuk dalam DPO kami, dan tim di lapangan masih memburu yang bersangkutan," kata Suyudi.

Dari ruko dimana pelaku beraksi kata Suyudi disita sejumlah barang bukti yang dijadikan alat kejahatan untuk memalsukan surat dan dokumen negara.

Yakni satu unit CPU merk Avaris warna hitam, satu unit Scanner merk HP Series Ink Tank 315 warna hitam, satu unit Monitor merk LG ukuran 14 Inc, tiga lembar kertas HVS 80 gram 2 unit jam tangan warna gold 1 (satu) unit jam tangan kulit warna hitam, 1 (satu) unit handphone merk Samsung warna gold dengan sim card serta sejumlah kertas khusus yang dimodifikasi menyerupai surat dan dokumen negara yang dipalsukan.

"HMY dan DD ini sudah beroperasi memalsukan sertifikat dan surat atau dokumen pemerintah lainnya sejak 2011, dan baru kali ini tertangkap. Mereka beraksi sangat licin sehingga selama ini tidak terdeteksi," kata Suyudi.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved