Kesehatan
Cara Maksimal Mendapatkan Lebih Banyak Manfaat Vitamin D dari Sinar Matahari
Tubuh tidak bisa membuat vitamin D ketika terpapar sinar matahari melalui jendela karena kaca menghalangi sinar UVB matahari.
Orang tidak perlu berjemur atau membakar kulit untuk mendapatkan vitamin D dari matahari.
Banyak faktor memengaruhi penyerapan vitamin D yang didapat seseorang dari sinar matahari, seperti:
* Kulit menghasilkan lebih banyak vitamin D ketika di bawah sinar matahari saat tengah hari, saat matahari berada pada titik tertinggi di langit.
* Saat menghabiskan waktu lama di bawah terik matahari, kenakan tabir surya, dan tetap terhidrasi.
Jumlah kulit yang terpapar
Semakin banyak kulit seseorang terpapar, semakin banyak vitamin D yang dihasilkan tubuh.
Mengekspos punggung, misalnya, memungkinkan tubuh memproduksi lebih banyak vitamin D daripada hanya tangan dan wajah.
Warna kulit
Kulit berwarna pucat membuat vitamin D lebih cepat daripada kulit berwarna lebih gelap.
Mereka yang hidup di garis katulistiwa juga memiliki dampak signifikan pada seberapa banyak vitamin D yang dapat dihasilkan tubuh mereka.
Sering terpapar sinar matahari secara moderat menyehatkan, tetapi paparan yang terlalu lama bisa berbahaya.
Penting untuk dicatat bahwa ketika seseorang berjemur begitu lama hingga kulitnya terbakar, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker kulit.
Orang berjemur matahari tanpa harus membakar kulitnya dan terkena risiko kanker kulit.
• Cara Mencegah Kerutan Dini di Wajah, Sinar Matahari Bisa Mempercepat Muncul Keriput
Faktor-faktor yang mencegah Anda mendapatkan vitamin D dari matahari
Mengenakan tabir surya berlebihan dapat membatasi kemampuan tubuh untuk membuat vitamin D.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/vitamin-d13008.jpg)